Kurs Turun 0,15% terhadap Dolar AS, Rupiah Hari Ini Jadi Yang Terlemah Kedua di Asia

Rupiah di perdagangan pasar spot ditutup melemah 0,15 persen di akhir perdagangan Selasa (9/7/2019) ke level Rp 14.130 per dolar Amerika Serikat (AS)

Kurs Turun 0,15% terhadap Dolar AS, Rupiah Hari Ini Jadi Yang Terlemah Kedua di Asia
shutterstock
Ilustrasi - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rupiah di perdagangan pasar spot ditutup melemah 0,15 persen di akhir perdagangan Selasa (9/7/2019) ke level Rp 14.130 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan rupiah sejalan dengan pelemahan mata uang di regional lainnya.

Rupiah menjadi mata uang terlemah kedua di Asia setelah yen Jepang yang melemah 0,17 persen.

Sementara baht Thailand melemah 0,04 persen, peso Philipina yang melemah 0,07 persen.

Sedangkan ringgit Malaysia melemah 0,10 persen, dolar Hong Kong melemah 0,12 persen, dan dolar Singapura yang melemah 0,14 persen terhadap dolar AS.

Tren pelemahan rupiah sejak awal pekan lalu diprediksi akan masih berlanjut hingga esok hari karena terdorong faktor eksternal dan internal.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pelemahan rupiah hari ini terdorong oleh beberapa faktor seperti berkurangnya harapan pasar terhadap The Fed untuk mengurangi suku bunga yang sudah mempengaruhi pergerakan rupiah sejak Senin lalu. 

Selain itu, Ibrahim bilang  rupiah melemah hari ini juga disebabkan oleh investor masih wait and see menanti data PDB dan output industri AS yang akan dirilis pada Rabu dan dilanjutkan dengan Bank of England akan merilis laporan stabilitas keuangan pada keesokan harinya.

"Kalau seandainya data ekonomi Inggris jelek, maka ada spekulasi Bank of England akan segera bergabung dengan bank sentral utama lainnya dalam meredakan kebijakan moneter dalam menanggapi meningkatnya kekhawatiran tentang ekonomi global dan keluarnya Inggris dari Uni Eropa," ujar Ibrahim.

Dari faktor domestik, Ibrahim mengatakan proyeksi BI terkait pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2019 yang lebih rendah dari kuartal I-2019 cukup mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini. 

"Pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2019 diprediksi lebih rendah atau kurang lebih sama dari kuartal I-2019 kemarin yaitu antara 5,07%-5,1%," sebut Ibrahim.

Ibrahim memperkirakan esok hari rupiah akan melemah di rentang Rp 14.080-Rp 14.200 per dolar AS.

"Pelemahan diakibatkan oleh optimisme konsumen akan kondisi perekonomian Indonesia sedikit berkurang di bulan Juni 2019," tutup Ibrahim. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Rupiah ditutup melemah di akhir perdagangan hari ini dan Rupiah diprediksi melanjutkan pelemahan esok hari, ini faktor pemicunya

Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved