Lebih Dari 67 Ribu Jamaah Haji Diterbangkan oleh Lion Air

Maskapai Lion Air akan memberangkatkan lebih dari 67 ribu jamaah haji dari negara-negara di Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.

Lebih Dari 67 Ribu Jamaah Haji Diterbangkan oleh Lion Air
Istimewa
Layani Jamaah Haji : Pesawat Lion Air dari jenis Airbus 330-300 akan melayani penerbangan jamaah haji dari negara-negara di Afrika, Asia, Timur Tengah dan Eropa. Istimewa 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Maskapai Lion Air akan memberangkatkan lebih dari 67 ribu jamaah haji dari negara-negara di Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.

Operasional itu dilaksanakan melalui kerjasama charter antara Lion Air dengan salah satu perusahaan internasional.Pelaksanaan layanan haji diawali dengan pelepasan kru dan penerbangan Airbus 330-300 dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) pada akhir pekan lalu.

Mereka akan menggunakan basis operasional (home base) di Madinah (MED) dan Jeddah (JED), selama masa pelayanan haji berkisar 2,5 bulan, terhitung 10 Juli 2019 hingga 05 September 2019.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan 288 sumber daya manusia profesional, terdiri 65 pilot, 153 awak kabin, 57 teknisi serta 13 petugas pengatur kegiatan operasional darat atau yang biasa disebut flight operation officer (FOO).

"Mereka akan mengoperasikan tiga Airbus 330-300 (440 kursi), dua Airbus 330-900NEO (436 kursi) dan dua Boeing 737-900ER (215 kursi) milik Lion Air," ucap Danang seperti dikutip dalam press rilis yang dikirim ke Tribun Jateng, Selasa (9/7/2019)

Ia memastikan rata-rata pesawat tersebut berusia muda yang diproduksi pada 2015 - 2019. Seluruh pesawat juga sudah menjalani perawatan intensif, dalam performa terbaik dan laik terbang.

"Untuk jenis Airbus 330-900NEO adalah armada terbaru Lion Air. Pesawat ini dinilai mampu melayani non-stop berbagai rute yang membutuhkan waktu tempuh hingga lebih dari 15 jam, sehingga sangat ideal untuk penerbangan ibadah umrah dan haji," tandasnya.

Ia menambahkan dalam kerjasama charter pemberangkatan jamaah ibadah haji ini Lion Air memenuhi dan menjalankan ketentuan operasional menurut masing-masing negara. Selain itu mereka juga mengikuti aturan internasional dimana pesawat tersebut akan dioperasikan. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved