Lifting Migas Indonesia di Semester I 2019 Masih di Bawah Target APBN

Diharap pada Semester II-2019, sejumlah lapangan akan mulai onstream, yakni lapangan YY-ONWJ, Panen-Jabung, dan Kedung Keris-Cepu.

Lifting Migas Indonesia di Semester I 2019 Masih di Bawah Target APBN
Shutterstock
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat data produksi siap jual (lifting) minyak dan gas bumi pada semester I-2019 mencapai 1.808.000 Barel Oil Equivalent Per Day (boepd).

Jumlah tersebut setara dengan 90 persen dari target rata-rata harian yang tertera dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher merinci, total lifting migas tersebut terdiri dari lifting minyak sebesar 752.000 barrel oils per day(bopd) atau 97 persen dari target APBN.

Sedangkan untuk lifting salur gas hingga paruh pertama tahun ini sebesar 5.913 million standard cubic feet per day (mmscfd) atau 86 persen dari target APBN.

"Secara umum decline rate saat ini secara alamiah rata-rata pada kisaran 15 persen-20 persen pada mayoritas lapangan mature di Indonesia," kata Wisnu dilansir Kontan.co.id, Selasa (9/7/2019).

Kendati demikian, Wisnu meyakinkan decline rate, khususnya untuk minyak akan dapat diminimalkan di bawah 5 persen.

Hal itu dilakukan dengan pengembangan baru melalui pengeboran sumur baru, onstream proyek baru, dan pemeliharaan yang optimal.

Wisnu berharap, pada Semester II-2019, sejumlah lapangan akan mulai onstream, yakni lapangan YY-ONWJ, Panen-Jabung, dan Kedung Keris-Cepu.

"Itu akan memberikan tambahan produksi minyak secara total sekitar 10.000 bopd, mulai Kuartal IV 2019," jelas Wisnu.

Sementara itu, tambahan produksi minyak lainnya di Semester II juga diharapkan datang dari Blok Merangin II, dengan tambahan produksi sekitar 1.500 bopd dari produksi eksisting di awal tahun 2019.

Halaman
123
Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved