UPDATE Detik-detik Kronologi Pariman Temukan Mayat Hangus Terbakar di Banyumas : Ada Kepulan Asap

Warga RT 8 RW 3, Dukuh Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak digegerkan dengan temuan potongan kepala, tangan dan kaki manusia

UPDATE Detik-detik Kronologi Pariman Temukan Mayat Hangus Terbakar di Banyumas : Ada Kepulan Asap
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Warga menunjukan lokasi kejadian ditemukannya potongan kepala, tangan, dan kaki yang hangus terbakar di gorong-gorong, RT 8 RW 3, Dukuh Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Banyumas pada Selasa (9/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Warga RT 8 RW 3, Dukuh Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak digegerkan dengan temuan potongan kepala, tangan dan kaki manusia dalam keadaan hangus terbakar pada Senin (8/7/2019) sekira pukul 18.10 WIB.

Saksi utama Pariman (43) warga setempat mengungkap kecurigaannya ketika pertama kali menemukan potongan kepala, tangan dan kaki yang sudah terbakar tersebut.

"Jadi waktu itu awalnya ada anak kecil sedang bermain sepeda motor sekira pukul 16.30 WIB. Anak tersebut mengaku menemukan daging besar di selokan atau gorong-gorong," ujar Pariman kepada Tribunjateng.com, Selasa (9/7/2019).

Breaking News : Geger Penemuan Potongan Kepala, Tangan dan Kaki Manusia Hangus Terbakar di Banyumas

BREAKING NEWS : Warga Kumpulrejo Kendal Digegerkan Penemuan Makam Kuno, Terbuat dari Batu Karang

Satu Taruna Akmil Tak Bisa Teruskan Dinas Militer, Ini Penyebabnya

Karena penasaran Pariman yang selesai pulang dari hutan sekira pukul 17.00 WIB, lalu mendatangi lokasi tersebut.

Namun, pada saat dilihat, justru ada hal mencurigakan karena terdapat tulang-tulang bercampur abu.

"Waktu itu ada tulang-tulang yang tercampur dengan abu sisa pembakaran. Kalau kepalanya agak masuk ke dalam gorong-gorong sekira 50 cm," tambahnya.

Pariman mengungkapkan jika pada saat penemuan tersebut, bagian-bagian yang terlihat masih berbentuk adalah bagian kepala, lutut, dan jari tangan.

Sedangkan, pada bagian wajah atau muka sendiri sudah sangat sulit untuk dikenali.

Saat penemuan potongan kepala, tangan dan kaki, ditemukan juga barang-barang lainnya seperti pisau yang sudah tidak ada gagangnya. Selain itu ada pula barang yang diduga berupa tempat lipstik.

"Saat ditemukan, potongan kepalanya masih ada rambutnya sekira 18 cm. Menurut keterangan warga lain, saat pagi sempat ada orang yang sedang tongkrongan di lokasi tersebut," pungkasnya.

Pariman yang kala itu akan pergi ke hutan memang tidak melihat secara langsung pelaku yang melakukan pembakaran.

Akan tetapi, hingga dia pulang dari hutan sekira pukul 16.30 WIB sore, kepulan asap pembakaran potongan tubuh tersebut masih ada dan berbau menyengat. (Tribunjateng/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved