Agus Hanya Dapat Ikan Tawes Setelah Pabrik Buang Limbah ke Kali Sikendil Pringapus Semarang

Agus Widi (45) hanya mendapatkan ikan tawes ketika memancing di Sungai Sikendil, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang pada Rabu (10/7/2

Agus Hanya Dapat Ikan Tawes Setelah Pabrik Buang Limbah ke Kali Sikendil Pringapus Semarang
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Agus Widi (45) hanya mendapatkan ikan tawes ketika memancing di Sungai Sikendil, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang pada Rabu (10/7/2019) sore 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Agus Widi (45) hanya mendapatkan ikan tawes ketika memancing di Sungai Sikendil, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang pada Rabu (10/7/2019) sore.

Biasanya ia bisa mendapatkan ikan lele, wader, dan tawes saat memancing di lokasi tersebut.

Ia dan dua rekannya mengeluhkan sungai yang awalnya sebagai sumber pemenuhan air bersih warga sehari-hari.

Sungai Sikendil sedianya menjadi sumber air bersih bagi keperluan mencuci warga, karena setiap musim kemarau di desa tersebut selalu kesulitan air.

Adanya bantuan air tangki dimanfaatkan sebagai air minum, sementara untuk kebutuhan mencuci menggunakan air sungai.

Namun semenjak air sungai berwarna hitam dan berbau karena bercampur limbah, warga enggan menggunakan karena terasa gatal di kulit.

"Dulu ikan di sini banyak, ekosistemnya banyak, namun sejak adanya pabrik tujuh tahun terakhir, ekosistem berkurang dan ikan pada mati," ujarnya sembari menunjukkan air sungai yang berwarna hitam dan berbusa.

Sebagai warga yang lahir dan tumbuh di desa tersebut, Agus mengaku sudah menyampaikan keberatan pada pabrik maupun pada dinas, namun tidak ada perubahan tindakan dari pihak yang membuang limbah.

Ia menyesalkan adanya tindakan yang merusak kelestarian dan ekosistem sungai oleh perusahaan atau pabrik saos dan sebuah merek minuman olahan telur dan susu.

Ia menyatakan, sungai sempat menghasilkan air jernih saat libur Idulfitri, kala tak ada aktivitas di pabrik.

Halaman
1234
Penulis: amanda rizqyana
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved