Berat Badan Hampir 3 Kwintal, Bimo Curhat Soal Serangan Malam hingga Tak Ada yang Mampu Menimbangnya

Bimo yang nafasnya terengah-engah bercerita awal mula dirinya dibawa ke rumah sakit

Berat Badan Hampir 3 Kwintal, Bimo Curhat Soal Serangan Malam hingga Tak Ada yang Mampu Menimbangnya
like adelia
Bimo Obesitas 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bimo Putro Prakoso (22) terlihat hanya bisa duduk di tempat tidur rawat inap Gedung Rajawali Instalasi R, IB2 RSUP RS Kariadi Semarang, Selasa (9/7) sore.

Tubuhnya tak bisa leluasa bergerak akibat obesitas yang dialami.

Sudah hampir satu minggu anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Wiwik Widowati dan almarhum Bibit Muchtaroh ini mendapat perawatan di RSUP Dr Kariadi Semarang.

Sang ibu terlihat menemaninya berbaring pada sebuah tikar persis di sampingnya.

Kepada Tribun Jateng, Bimo yang nafasnya terengah-engah bercerita awal mula dirinya dibawa ke rumah sakit karena mengalami selulitis, bengkak pada bagian kaki yang menyebabkan kulit terasa sakit saat ditekanatau dibuat berjalan.

Ia mengira infeksi selulitis tersebut disebabkan karena obesitas yang dideritanya semakin bertambah parah.

Berat badannya kini diperkirakan lebih dari 250 kilogram.

"Ngak ada yang bisa nimbang di rumah,  terakhir nimbang 250 kilo, " Imbuhnya. 

Bimo Putro Prakoso mengaku mulai mengalami peningkatan nafsu makan sejak khitan atau saat masa sekolah dasar (SD).

Pada saat kelas satu SMP berat badannya sudah mencapai 90 kilogram.

Halaman
1234
Penulis: hermawan Endra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved