Bertemu Jokowi di Istana, Ganjar Pranowo dapat Tawaran Khusus dari Presiden

Ganjar mengatakan, tawaran khusus tersebut diberikan Presiden dalam rapat terbatas percepatan pembangunan Jawa Tengah

Bertemu Jokowi di Istana, Ganjar Pranowo dapat Tawaran Khusus dari Presiden
daniel ari purnomo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai halalbihalal di Syariah Hotel, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Candi Borobudur menjadi permintaan khusus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, ketika mendapat tawaran bantuan program dari Presiden Joko Widodo.

Tawaran tersebut terkait upaya pemenuhan target pertumbuhan ekonomi 7 persen di Jawa Tengah. Dirinya ingin mendapatkan akses spesial untuk mengelola Kawasan Candi Borobudur.

Ganjar mengatakan, tawaran khusus tersebut diberikan Presiden dalam rapat terbatas percepatan pembangunan Jawa Tengah di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (9/7).

Ganjar yakin, Kawasan Wisata Candi Borobudur jadi pengungkit efektif untuk pertumbuhan perekonomian asal bisa mengawinkan dua pemerintahan. Yakni antara Jawa Tengah dan DIY.

Terlebih dengan adanya New Yogyakarta Air Port yang semakin membuka peluang penguatan jalinan itu.

"Pasti akan terjadi peluang dan akan mendorong wisatawan untuk bisa mengakses Borobudur. Pemerintah diminta menyiapkan segala sesuatunya. Beberapa peraturan kita minta Presiden direview untuk disesuaikan kondisi itu," katanya.

Saat ini Kawasan Wisata Borobudur berada di bawah kelola PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1980 tentang Penyertaan Modal Negara RI untuk Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, termasuk di dalamnya Candi Mendut dan Pawon.

"Borobudur itu penataan kawasan strategic planning yang terintegrasi, create event, kalau itu jadi butuh sarana apa, strategi kebijakannya seperti apa, mengundang wisatawannya bagaimana termasuk pernak pernik yang harus ada di sekitarnya, akomodasi, event, transportasi sistemnya. Saya minta khusus untuk Borobudur," katanya.

Candi Borobudur merupakan satu dari tiga program yang diterima Presiden sebagai pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Jateng sebesar 7 persen pada tahun depan.

Sebelum disetujui tiga program, Ganjar mengajukan dua belas program utama yang mesti dibackup Pemerintah Pusat.

Halaman
12
Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved