Brigpol Syamrego Cekcok dengan Debt Collector, Istri Sampai Pingsan, Ujungnya Polisi Laporkan Polisi

Usut punya usut, ternyata ucapan itu bermula saat kedatangan sekelompok debt collector ke rumah Syamrego.

Brigpol Syamrego Cekcok dengan Debt Collector, Istri Sampai Pingsan, Ujungnya Polisi Laporkan Polisi
Polisi_Topi

TRIBUNJATENG.COM - Peristiwa seorang polisi melaporkan rekan seprofesinya terjadi di lingkungan Polda Sumatera Utara (Sumut).

Personel Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sumut, Brigadir M Syamrego melaporkan Kepala Seksi Umum (Kasium) Polsek Perbaungan, Aiptu S Manurung, terkait ucapan bernada penghinaan.

Syamrego mengaku tak terima disebut sebagai “polisi sampah” oleh Aiptu S Manurung.

"Dia (Aiptu S Manurung) bukannya memediasi, ini malah sengaja mengatakan saya adalah polisi sampah dan saya tidak terima," kata Syamrego, Selasa (9/7/2019).

Usut punya usut, ternyata ucapan itu bermula saat kedatangan sekelompok debt collector ke rumah Syamrego.

Menurut Syamrego, sekelompok debt collector yang mengendarai minibus datang ke kediamannya di Dusun Rambutan, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), pada Selasa (2/7/2019) malam.

Tapi, para penagih utang itu bukan untuk menemui Syamrego ataupun istrinya. Melainkan seorang wanita bernama Nurhidayah alias Dayya, yang tak lain adalah tetangga Syamrego.

Kebetulan, pada Selasa malam tersebut Dayya bertandang ke rumah Syamrego.

Debt collector tersebut mendesak agar Dayya mengembalikan furniture yang dibeli lewat metode pembayaran cicil di Toko Metro, kawasan Lubuk Pakam, karena sudah menunggak.

Permintaan debt collector disanggupi Dayya, namun ia meminta proses pengambilan dilakukan pada siang hari.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved