Dampak Kekeringan, Sebulan Terakhir Warga Rowosari Semarang Mencuci di Sungai

Sejumlah wilayah di Jateng telah merasakan dampak kekeringan. Satu di antaranya, Kota Semarang.

Dampak Kekeringan, Sebulan Terakhir Warga Rowosari Semarang Mencuci di Sungai
Tribun Jateng/Saiful Ma'sum
Muhadi (baju kuning) warga RT 4 RW 9 Dusun Kebuntaman, Desa Rowosari, Tembalang, Kota Semarang membantu putrinya mencuci baju di sungai. Warga setempat sudah merasakan minimnya pasokan air bersih untuk kebutuhanan sehari-hari selama 1 bulan terakhir, Rabu (10/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah wilayah di Jateng telah merasakan dampak kekeringan.

Satu di antaranya adalah Kota Semarang.

Berdasarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, ada tiga kecamatan rawan kekeringan.

Masing-masing Tembalang, Banyumanik dan Gunungpati.

Kekeringan sudah dirasakan warga Kota Semarang.

Misalnya warga Dusun Kebuntaman, Rowosari, Tembalang.

Penduduk di RT 4 dan 5 RW 9 Rowosari sudah mulai mencuci pakaian di sungai yang berada di sebelah barat dusun tersebut.

Mereka berduyun-duyun untuk mencuci baju setiap harinya mulai pukul 04.30 pagi atau 16.00 sore.

Satu di antara warga, Muhadi mengatakan, sungai yang biasa warga sebut Kali Gede tersebut sudah menjadi langganan saat musim kemarau tiba.

Sudah sebulan ini, sumur-sumur warga mengering.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved