Denda 10 Persen Bagi Calon Jemaah Haji yang Bawa Uang Tunai Lebih Dari 100 Juta

Semua calon jamaah haji (calhaj) sepulang dari tanah suci pastinya berkeinginan membawa oleh-oleh untuk keluarga dan tetangga di kampung halaman.

Denda 10 Persen Bagi Calon Jemaah Haji yang Bawa Uang Tunai Lebih Dari 100 Juta
TRIBUNJATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Ilustrasi Calon Jamaah Haji 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Semua calon jamaah haji (calhaj) sepulang dari tanah suci pastinya berkeinginan membawa oleh-oleh untuk keluarga dan tetangga di kampung halaman.

Hal itu mengharuskan calhaj membawa uang dalam jumlah banyak saat berangkat.

Dalam hal ini, para calhaj tidak diperbolehkan membawa uang tunai lebih dari Rp 100 juta saat berangkat menunaikan ibadah haji.

Para calhaj akan dikenai denda 10 persen jika ketahuan oleh petugas Bea Cukai saat berada di bandara.

Kapala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kota Tegal, Lucia Itaning Prasetya, larangan membawa uang tunai dalam jumlah besar saat menunaikan ibadah haji tersebut berdasarkan aturan yang berlaku.

"Khusus untuk uang tunai, para calon jamaah haji boleh bawa berapapun.

Namun harus diperhatikan, batasan sampai Rp 100 juta," kata Lucia, Rabu (10/7/2019).

Jika membawa uang lebih dari Rp 100 juta, lanjutnya, maka calhaj wajib melapor pada Bank Indonesia (BI) dengan datang langsung ke kantornya atau melapor pada petugas Bea Cukai saat berada di bandara.

"Saya minta yang membawa uang dalam jumlah besar di atas Rp 100 juta jangan nunggu ketahuan petugas saat diperiksa X-ray.

Lebih baik melapor memberitahu petugas bea cukai yang mewakili Bank Indonesia saat di bandara," imbaunya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved