Bareskrim Polri Sita Puluhan Kardus Barang Bukti Obat Ilegal di Puri Anjasmoro Kota Semarang

Anggota Bareskrim Mabes Polri menyita puluhan kardus barang bukti dari penggerebekan rumah yang diduga tempat pembuatan obat ilegal di Puri Anjasmoro

Bareskrim Polri Sita Puluhan Kardus Barang Bukti Obat Ilegal di Puri Anjasmoro Kota Semarang
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Garis polisi melintang di gerbang rumah yang diduga tempat pembuatan obat ilegal di Puri Anjasmoro Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Bareskrim Mabes Polri menyita puluhan kardus barang bukti dari penggerebekan rumah yang diduga tempat pembuatan obat ilegal di Puri Anjasmoro Kota Semarang.

Barang bukti tersebut berupa obat alat pembuatan obat.

Sebelumnya, anggota Bareskrim Mabes Polri bersama Polda Jateng menggerebek dua rumah di Puri Anjasmoro.

Kedua rumah tersebut berada di Blok H5 Nomor 12A RT 2 RW 7 dan Blok O2 Nomor 10 RT 3 RW 8 Kelurahan Tawangsari Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang, Senin (8/7/2019).

"Barang bukti berupa obat dan alat pembuatan obat. Barang bukti yang diamankan banyak sekali pokoknya, ada puluhan kardus," sebut Direskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Hendra Suhartiyono, Rabu (10/7/2019).

Ia menyebutkan, pemilik usaha yang diduga membuat obat ilegal tersebut telah diamankan oleh Bareskrim.

Polisi hanya mengamankan pemilik tidak termasuk karyawan yang berjumlah sekitar sepuluh orang.

"Yang bersangkutan sudah diamankan Bareskrim tetapi saat ini masih di wilayah sini," katanya.

Menurutnya, pengungkapan kasus ini ditangani langsung oleh Bareskrim Mabes Polri.

Sementara pihaknya hanya membantu tambahan personel.

Pengungkapan ini juga berawal laporan yang diterima Bareskrim.

"Bareskrim Polri ada pengaduan dari sebuah produsen obat asli, disinyalir ada obat mereka diduga diproduksi di Jateng.

Kami membantu bersama BBPOM," tuturnya. (jam)        

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved