Sri Histeris Dapati Tubuh Anaknya Mengapung di Sungai di Plumbungan Sragen

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Karangmalang AKP Mujiono mengatakan korban memiliki kebutuhan khusus.

Sri Histeris Dapati Tubuh Anaknya Mengapung di Sungai di Plumbungan Sragen
net
Ilustrasi tenggelam 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Sri Rahayu (54) berteriak histeris saat melihat anaknya, Asari Isrok Malika (17) mengapung di atas sungai yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya.

Warga Kampung Teguh Jajar RT 08 Kelurahan Plumbungan Kecamatan Karangmalang itu pun langsung meminta tolong pada suaminya, Indro Susanto.

Mendengar teriakan istrinya, Indro pun langsung mendatangi lokasi.

Indro lantas mengevakuasi anaknya lalu membawanya ke rumah.

Setelah itu, ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karangmalang.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Karangmalang AKP Mujiono mengatakan korban memiliki kebutuhan khusus.

Dijelaskan, peristiwa itu bermula saat ayah korban, Indro meninggalkan rumah untuk beli makanan.

Saat Indro pulang, ia menanyakan keberadaan anak mereka pada sang istri.

Lantaran tak ada di rumah, Sri pun mencari anaknya.

"Ibunya kemudian berteriak minta tolong karena mendapati sang anak yang sudah mengapung di sungai."

"Lalu ayahnya melapor," jelasnya.

Mendapat laporan, anggota Polsek Karangmalang beserta tim identifikasi Polres Sragen serta pihak Puskesmas Karangmalang mengecek keadaan korban dan dinyatakan meninggal dunia

Setelah dilakukan pemeriksaan luar, di tubuh korban tidak ada tanda tanda penganiayaan. (Mahfira Putri Maulani)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved