Tradisi Turun Temurun, Warga Dusun Karang Sragen Adakan Sadranan di Sendang Gemuling

Ratusan warga Dusun Karang, Desa Gading Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen selenggarakan Sadranan di Sendang Gemuling, Rabu (10/7/3019).

Tradisi Turun Temurun, Warga Dusun Karang Sragen Adakan Sadranan di Sendang Gemuling
IST
Warga¬†Dusun Karang, Desa Gading Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen selenggarakan Sadranan di Sendang Gemuling, Rabu (10/7/3019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Ratusan warga Dusun Karang, Desa Gading Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen selenggarakan Sadranan di Sendang Gemuling, Rabu (10/7/3019).

Warga berbondong-bondong membawa nasi tumpengan beserta lauk pauk yang ditata rapi di atas daun pisang.

Sesepuh Dusun Karang, Harjo Sumadi (67) mengatakan tradisi sadranan ini rutin dilakukan setiap tahun sekali pada rabu legi usai panen padi.

Harjo juga mengatakan bahwa Sadranan merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang.

"Saya mohon kepada sedulur semua yang hadir pada pagi ini, agar tetap menjaga dan melestarikan tradisi ini, jangan sampai merubah adat yang sudah ada di sini," terangnya.

HUT Ke-73 Bhayangkara di Sragen, Bupati Yuni Pimpin Langsung Upacara

Ditipu Penyalur TKI dan Uangnya Raib, Awal Kisah Sukses Anik Jadi Pengusaha Jamur Krispi

Kakak Beradik yang Kabur ke Balikpapan dan Lakukan Pernikahan Sedarah Bisa Dipidana

Selain melestarikan adat yang sudah ada sejak dulu, Sadranan ini juga bentuk rasa syukur warga pasca panen dan sumber air di sedang gemuling.

Sendang gemuling sendiri ialah sumur pertama kali yang berada di dusun Karang. Sebelum sumur sebanyak sekarang, dulu seluruh warga mengantungkan hidupnya dari air di sendang Gemuling.

Meski kini jarang digunakan, sendang gemuling tetap terjaga dengan adanya tradisi sadranan bersama.

Sebelum nasi tumpengan dimakan bersama, Suwarji (60) sesepuh Dusun Karang memimpin doa untuk kemakmuran dukuh.

Suwarji menyampaikan, agar warga Dusun Karang tetap bersyukur kepada Allah atas apa yang sudah di berikan selama ini, baik dari adanya sumur gemuling, air untuk perairan sawah hingga hasil panen yang diberikan Allah dan wajib disyukuri. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved