10 Persen Warga Indonesia Menderita atau Berpotensi Terkena Diabetes

Jumlah kejadian penyakit diabetes masih tinggi. Demikian disampaikan Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Wilayah Jawa Tengah, Dr.dr. K

10 Persen Warga Indonesia Menderita atau Berpotensi Terkena Diabetes
TRIBUN JATENG/HERMAWAN ENDRA WIJONARKO
Ketua Perkeni Cabang Semarang, Prof. DR. Dr Darmono (kanan) memperlihatkan brosur Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XX/2019 Perkumpulan Endokrinologi Indonesia Jogja, Solo, Semarang, di MG Setos Semarang 12-14 Juli 2019. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Jumlah kejadian penyakit diabetes masih tinggi.

Demikian disampaikan Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Wilayah Jawa Tengah, Dr.dr. K. Heri Nugroho HS, SpPD,, K-EMD, FINASIM, Rabu (10/7).

Dijelaskannya, secara nasional prevalensi penderita diabetes di Indonesia, baik pasien aktif maupun berpotensi tinggi mencapai 9-10 persen.

Itu artinya dari total jumlah penduduk di Indonesia, sebanyak 9-10 persen diantaranya menderita atau berpotensi tinggi mengalami diabetes.

Dr.dr. K. Heri Nugroho mengungkapkan bahwa saat ini banyak pemikiran yang salah di tengah masyarakat.

Mereka beranggapan jika tidak memiliki riwayat keturunan sebagai penderita diabetes maka akan kecil kemungkinan menderita penyakit tersebut.

“Pemikiran tersebut keliru, kami sudah melakukan tes terhadap sekitar 300 orang.

Mereka yang tidak memilki riwayat diabetes juga banyak yang menderita penyakit tersebut.

Hal ini disebabkan bukan genetic melainkan karena pola hidup dan faktor lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, fenomena sekarang ini juga terlihat adanya pergeseran khasus.

Halaman
123
Penulis: hermawan Endra
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved