Bintang Yudha Heran Korban Asusila Justru Dijadikan Tersangka, PDIP Kendal Dukung Baiq Nuril

Dukungan untuk Baiq Nuril yang divonis bersalah karena merekam percakapan telepon berisi muatan asusila oleh atasannya saat menelepon dirinya.

Bintang Yudha Heran Korban Asusila Justru Dijadikan Tersangka, PDIP Kendal Dukung Baiq Nuril
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Mochamad Herviano foundation meminta anggota DPRD Kabupaten Kendal mendesak Presiden Jokowi memberikan amnesti kepada Baiq Nuril. Itu dilakukan mereka di Ruang Fraksi PDI Perjuangan, Kamis (11/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dukungan untuk Baiq Nuril yang divonis bersalah karena merekam percakapan telepon berisi muatan asusila oleh atasannya saat menelepon dirinya bermunculan di berbagai daerah.

Di Kabupaten Kendal misalnya, dukungan tersebut disampaikan kelompok masyarakat yang tergabung dalam Mochamad Herviano Foundation.

Mereka mendatangi kantor DPRD Kabupaten Kendal untuk meminta anggota DPRD Kabupaten Kendal juga memberikan desakan kepada Pemerintah Pusat memberikan pengampunan kepada Baiq Nuril.

Kedatangan mereka diterima para anggota Fraksi PDI Perjuangan.

Di dalam ruang Fraksi PDI Perjuangan, koordinator aksi tersebut, Trisminah membacakan puisi berisi untuk menghentikan aksi pelecehan seksual terhadap wanita.

Trisminah pun hingga menangis untuk menjiwai puisi yang ia bacakan

"Baiq Nuril adalah korban, tetapi malah divonis salah dan harus menjalani hukuman. Ini sangat tidak adil. Presiden Jokowi harus segera turun tangan," katanya seusai membacakan puisi.

Ia menambahkan, yang dialami Baiq Nuril Maknun tidak menunjukkan keadilan yang selama ini ada di Indonesia.

Pasalnya Baiq dijerat Pasal 27 Ayat 1 UU ITE dengan hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Sedangkan Baiq Nuril merupakan korban tindak asusila.

Halaman
12
Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved