Cegah Hepatitis A, Dinas Kesehatan Demak Sosialisasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat

pada April dan Juni lalu, berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, ada warga yang terjangkit hepatitis A

Cegah Hepatitis A, Dinas Kesehatan Demak Sosialisasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat
KOMPAS.com/SLAMET WIDODO
ILUSTRASI - Pasien Hepatitis A tengah dirawat di puskesmas Ngadirojo kabupaten Pacitan Jawa Timur. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Kabupaten Pacitan dilanda wabah hepatitis A.

Meski tidak ada wabah serupa, namun Pemkab Demak bersikap waspada.

Lantaran pada April dan Juni lalu, berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, ada warga yang terjangkit hepatitis A.

Sementara tahun sebelumnya, tidak ada satupun warga Demak yang terjangkit hepatitis A.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Demak, Heri Winarno, Kamis (11/7/2019).

"Namun pada 2015 sempat ada KLB (kejadian luar biasa - Red) di sebuah SD di mana dari 32 yang diperiksa, 18 di antaranya positif hepatitis A," kata dia.

Sebagai langkah pencegahan, ia menganjurkan masyarakat untuk melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Terutama saat menyajikan makanan, cuci tangan setelah buang air dan lain sebagaianya.

Sementara Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinkes Demak, Watjito menyebutkan delapan  poin dalam PHBS.

Masing-masing, mencuci tangan di air mengalir, tidak ada jentik nyamuk, tersedianya jamban/wc, adanya kantin sekolah, tidak ada asap rokok, membuang sampah pada tempatnya, olahraga teratur, lalu menimbang berat badan.

"Dinkes selalu mensosialisasikan PHBS ke sekolah -sekolah tiap tahunnya. Sebaiknya juga setiap kelas memiliki tempat cuci tangan setiap satu kelasnya," terangnya. (*)

Penulis: Moch Saifudin
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved