Jelang Tahun Ajaran Baru, Bupati Karanganyar Lantik 201 Kepala Sekolah

Bupati Karanganyar Juliyatmono melantik 201 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Lingkungan Disdikbud Kabupaten Karanganyar.

Jelang Tahun Ajaran Baru, Bupati Karanganyar Lantik 201 Kepala Sekolah
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membacakan SK pelantikan kepala SD dan SMP di Lingkungan Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Kamis (11/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono melantik 201 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan para kepala sekolah tersebut dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (11/7/2019).

Dari total 201 kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 164 kepala SD dan 37 kepala SMP.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan, siapapun itu akan dimintai pertanggungjawaban.

Oleh karena, seluruh yang diberikan diniatkan mencari nilai ibadah.

"Kepala sekolah itu jabatan tambahan, tugas fungsi adalah guru. Bagaimana output anak berakhlakul karimah, berwawasan luas, punya rasa percaya diri, dan menyenangkan semua peserta didik," katanya.

Juliyatmono mengatakan, kekosongan jabatan dikarenakan pensiun, menjadi pertimbangan penataan tersebut.

"Sudah agak lama, oleh peraturan sudah izinkan. Segera kami isi agar lebih efektif. Ini memulai tahun ajaran baru. Jadi harus lebih tertata sejak awal. Kalau ditempatkan, digeser karena juga efektivitas. Tidak mungkin seseorang di tempat yang sama sampai puluhan tahun," terangnya kepada wartawan seusai melantik para kepala sekolah.

Menurutnya, sistem zonasi PPDB yang mendekatkan tempat tinggal dengan sekolah ini, substansinya pemerataan kualitas pendidikan.

"Tidak boleh ada sekolah favorit, semua favorit. Guru dan kepala sekolah harus diratakan juga, supaya merata. Sambil melihat kebutuhan dan kemampuan guru di masing-masing sekolah," ungkap Juliyatmono.

Hal itu tentu berdasarkan pertimbangan dari beberapa pihak seperti Lembaga Pengawasan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Pengawas Sekolah. (Agus Iswadi)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved