Kontingen Taekwondo Asal Kabupaten Sragen Raih 8 Emas dalam Kejuaraan di Korea Selatan

Kabupaten Sragen kembali menorehkan prestasi gemilang melalui ajang kejuaraan Persahabatan Internasional Taekwondo Ansan Cup 2 2019 di Korea Selatan.

Kontingen Taekwondo Asal Kabupaten Sragen Raih 8 Emas dalam Kejuaraan di Korea Selatan
Istimewa
Atlet Taekwondo asal Sragen berfoto bersama pasca mengikuti¬†ajang kejuaraan persahabatan internasional taekwondo Ansan Cup 2 2019 di Korea Selatan. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Kabupaten Sragen kembali menorehkan prestasi gemilang melalui ajang kejuaraan Persahabatan Internasional Taekwondo Ansan Cup 2 2019 di Korea Selatan.

Total delapan medali berhasil diraih oleh atlet-atlet muda asal Sragen di Kota Ansan Korea Selatan, pada Minggu 24 Juli 2019 kemarin.

Official Bhirawa Sragen Heri Adi Prabowo saat dihubungi mengatakan tiga medali emas nomor kyorugie diraih oleh Ahmad Dzaki Yassin Tohari siswa SMP Muh Al Qalam Gemolong, Ridho Lauza Eka Wardana siswa MIN 9 Sragen, Mayahening Mutiara Dewi siswi SMP N 1 Sragen, dan satu medali emas nomor poomsae diperoleh Salsabila Asyifa siswi SMP N 2 Sragen.

Hasil Lima Liga Mahasiswa Basket Jateng-DIY Hari Ke-3, Tim Putri Udinus dan UNS Raih Kemenangan

16 Tim Pastikan Tampil di Babak Final PINC 2019, WAW dan Victim Tersingkir di Kualifikasi Terbuka

"Kemudian satu medali perak nomor kyorugie diraih oleh Liafiardiva Rasikah An Khanam asal Gemolong, sementara 3 medali perunggu nomor kyorugie diraih oleh Huntea Radu Santugo siswa SMP N 1 Sragen, Nurul Latifah siswi SMP N 1 Sragen dan Akhiles Laurientcius siswi SMP N 1 Gemolong," terang Heri.

Sementara Mayahening Mutiara Dewi juga meraih juara satu sekaligus pemain terbaik putri.

Heri juga mengatakan Kabupaten Sragen kali pertama mengikuti kejuaraan taekwondo diluar negeri.

Selain Sragen, Kabupaten Sukoharjo juga mengikuti ajang internasional tersebut mewakili Indonesia.

"Saingan kami tentu dari beberapa negara lain, ada dari China, Kirgizstan, Malaysia dan Korea sendiri," imbuhnya.

Heri berharap kedepan kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan untuk menambah pengalaman sekaligus memotivasi atlet-atlet asal Sragen dalam meningkatkan prestasi olahraga dikancah Internasional.

"Mengirimkan atlet - atlet keluar negeri sebagai ajang menambah jam terbang dan pengalaman bertanding bagi atlet, dan bisa memotivasi bagi atlet yang lain," jelasnya.

Kegiatan pertandingan dilaksanakan satu hari dihari minggu dilanjutkan dengan mengikuti training camp bagi atlet dan pelatih selama 2 hari di Ansan dan Kukkiwon. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved