Limit Dana KIS untuk Bimo Remaja Semarang Obesitas dengan Berat Badan 250 Kg Menipis

Bimo Putro Prakoso menjalani perawatan di RSUP dr Kariadi Semarang, lantaran tubuhnya obesitas dengan berat badan lebih dari 250 kilogram.

Limit Dana KIS untuk Bimo Remaja Semarang Obesitas dengan Berat Badan 250 Kg Menipis
TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA
Bimo remaja Semarang obesitas berat badan 250 kg 

Bu Wiwik tidak menyerah untuk mengembalikan tubuh Bimo seperti saat SD sebelum khitan.

Iya, tubuh Bimo mulai tumbuh cepat menjadi gemuk setelah khitan atau sunat.

Nafsu makan sangat tinggi. Meski menu dan pola makan tiap hari nyaris tak ada beda dengan remaja normal lainnya, tapi si Bimo sering ngemil di malam hari.

Dia sebut "Serangan Malam" itu yang tak bisa dilawan. Itu yang terus membuat tubuh Bimo membesar.

Tadi sore, Tribun Jateng menyambangi lagi Bimo di RSUP dr Kariadi. Dia sedang menjalani perawatan, peneropongan lambung oleh tim medis rumah sakit pemerintah tersebut.

Selama ini biaya pengobatan Bimo menggunakan kartu KIS yaitu Kartu Indonesia Sehat.

Menurut Bu Wiwik, dalam merawat Bimo butuh kesabaran ekstra meski anaknya itu sudah 22 tahun.

Sifatnya masih seperti anak-anak.

Ketika keinginannya tidak kesampaian seperti minta dibelikan makanan, Bimo bisa saja mengamuk.

"Jadi saya harus bertahap memberi penjelasan panjang. Awal masuk rumah sakit ngamuk karena ruangannya panas dan banyak pasien. Saya jelaskan pelan-pelan bahwa menggunakan kartu KIS memang mendapat kelas 3, dia mengeluh ruangan panas. Saya kasih pengertian kalau bisa disiasati dengan kipas angin, jadi saya bawakan kipas angin di rumah sakit," terang Wiwik.

Halaman
123
Penulis: hermawan Endra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved