Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra Ungkap Biang Kekalahan Timnya dari Borneo FC

PSIS Semarang harus mengakui keunggulan tuan rumah Borneo FC dengan skor 2-0 dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Segiri

Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra Ungkap Biang Kekalahan Timnya dari Borneo FC
Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - PSIS Semarang harus mengakui keunggulan tuan rumah Borneo FC dengan skor 2-0 dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (10/7/2019) malam.

PSIS kecolongan dua gol daei Borneo FC di bqbqk pertama melalui Abrizal Umanaillo pada menit ke 13, dan Matias Conti lewat eksekusi penalti di menit ke 40.

Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra mengakui jika timnya tampil kurang konsisten sehingga dua gol bersarang ke gawang PSIS.

Dalam laga kontra Borneo, PSIS tak diperkuat sejumlah pemain utamanya karena beberapa yang mengalami cedera serta akumulasi kartu kuning.

Setidaknya ada enam pemain yang harus absen di laga itu. Termasuk kapten tim Hari Nur Yulianto, penjaga gawang Jandia Eka Putra, Arthur Bonai, Fredyan Wahyu, dan Safrudin Tahar.

Namun, Jafri enggan menyalahkan situasi sulit tersebut.

Menurut Jafri Sastra, satu hal yang menjadi biang kekalahan timnya karena pergantian pemain yang tak terduga di babak pertama.

Bek sayap Kelvin Woppi dan gelandang Heru Setyawan mengalami cedera, sehingga harus diganti.

"Salah satu yang merusak skema kami adalah pergantian pemain di babak pertama karena hal yang tidak kami inginkan. Karena adanya pemain yang cedera," keluh Jafri Sastra dalam jumpa pers seusai laga.

Kondisi ini membuat strategi yang disiapkan menjadi kocar kacir.

"Sudah pasti merusak skema kami untuk rencana di babak kedua. Sehingga kami di babak kedua harus mengganti striker dengan striker. Kemudian dengan resiko jika penjaga gawang kami cedera kami tidak ada lagi pengganti," jelasnya.

"Kami harus mencari gol untuk mengejar ketinggalan kami. Tapi alhamdulillah tidak ada pemain yang cedera dan kami menyelesaikan pertandingan dengan baik," kata pelatih berusia 54 tahun ini.

Sementara itu, pelatih Borneo FC Mario Gomez menyebut, timnya sudah bermain bagus dengan kemenangan 2-0 atas PSIS. Kemenangan ini menjadi pelampiasan timnya setelah baru saja kandas di babak semi final Piala Indonesia.

"Ya ini pertandingan yang sangat penting untuk kami menangkan. Setelah laga ini kami akan fokus melawan Barito Putera," kata pelatih berkebangsaan Argentina ini. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved