Polusi Udara di Jakarta, Dirjen Perhubungan Darat: Karena Banyaknya Jumlah Kendaraan Pribadi

Menurut Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, polusi udara diakibatkan masih banyaknya masyarakat Jabodetabek yang menggunakan kendaraan pribadi.

Polusi Udara di Jakarta, Dirjen Perhubungan Darat: Karena Banyaknya Jumlah Kendaraan Pribadi
Fox News
Ilustrasi polusi udara. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya membangun infrastruktur dan angkutan massal.

Tahun 2020 seluruh terminal Tipe A di Indonesia akan mendapatkan sentuhan manis dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Namun tak bisa dipungkiri kesadaran masyarakat untuk menggunakan angkutan massal masih rendah.

Alhasil, Kota Jakarta akhir-akhir ini mengalami kondisi polusi udara yang sangat buruk untuk kesehatan.

Menurut Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, polusi udara tersebut diakibatkan oleh masih banyaknya masyarakat Jabodetabek yang menggunakan kendaraan pribadi.

Cegah Korban Jiwa Akibat Terlempar dari Tempat Duduk, Laksana Bus Perkenalkan Desain Baru

"Maka kami terus mendorong masyarakat untuk menggunakan angkutan massal dibandingkan kendaraan pribadi. Toh saat ini pemerintah juga sudah membenahi moda transportasi menjadi lebih nyaman, murah, dan aman," tuturnya belum lama ini.

Tidak hanya jadi tugas Kementerian Perhubungan saja, Budi juga meminta seluruh pengelola transportasi swasta juga turut mendorong masyarakat untuk mau menggunakan angkutan massal.

"Ini kerja gotong royong. Karena mengubah mainset masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi tidak mudah. Karena tentu kita punya keinginan cepat sampai tujuan," tambah Budi.

Ia sekali lagi menegaskan pemerintah saat ini sudah memperbaiki pelayanan dan kualitas angkutan umum yang ada.

Maka ia berharap masyarakat bisa sadar diri untuk memanfaatkannya.

Halaman
12
Penulis: faisal affan
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved