Sidang Mafia Bola, Tika Ikhlas Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara

Perjalanan kasus ini bermula ketika Johar bertemu dengan Lasmi Indaryani di Banjarnegara untuk membahas kemajuan sepak bola Banjarnegara

Sidang Mafia Bola, Tika Ikhlas Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Sidang kasus pengaturan skor sepakbola yang digelar Pengadilan Negeri Banjarnegara 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Terdakwa kasus mafia bola, Anik Yuni Artika Sari divonis 2 tahun 6 bulan penjara denda Rp 5 juta subsider 1 bulan masa.

Vonis dibacakan di sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Kamis (11/7/2019).

Selain Tika, sapaan Anik Yuni Artika Sari, PN Banjarnegara juga telah memvonis terdakwa lain yakni Priyanto 3 tahun penjara dan denda 5 juta subsider 1 bulan kurungan.

Sementara mantan Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng divonis 1 tahun 9 bulan penjara.

Sedangkan Dwi Irianto alias Mbah Putih mantan Komisi Disiplin PSSI divonis hukuman 1 tahun 4 bulan penjara.

Terdakwa lain, Mansur Lestaluhu dan wasit PSSI Nurul Safarid divonis masing-masing 1 tahun hukuman penjara.

Mengenai putusan itu, Tika mengaku ikhlas.

Meski demikian, ia kecewa dengan mantan bosnya, Lasmi Indaryani.

Lasmi adalah mantan Manajer Persibara Banjarenegara.

"Saya ikhlas. Biar (Lasmi) dia tanggungjawabkan nanti."

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved