Tingkatkan Pariwisata di Wilayah Kedungsepur, Pemkab Semarang Gelar Roadshow di Bandungan

Roadshow Kedungsepur dalam rangka promosi pariwisata berbasis ekonomi lokal diselenggarakan di Pondok Panorama, Umbul Sidomukti, Kabupaten Semarang.

Tingkatkan Pariwisata di Wilayah Kedungsepur, Pemkab Semarang Gelar Roadshow di Bandungan
Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
Roadshow Kedungsepur dalam rangka promosi pariwisata berbasis ekonomi lokal diselenggarakan di Pondok Panorama, Umbul Sidomukti, Jimbaran, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang pada Kamis (11/7/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Roadshow Kedungsepur dalam rangka promosi pariwisata berbasis ekonomi lokal diselenggarakan di Pondok Panorama, Umbul Sidomukti, Jimbaran, Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, Kamis (11/7/2019) siang.

Kedungsepur merupakan akronim dari Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Ungaran (Kabupaten Semarang), Kota Salatiga, Kota Semarang, dan Purwodadi (Kabupaten Grobogan).

Disampaikan oleh Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugroho, bahwa kegiatan ini bertujuan membangun pariwisata agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah.

Putra-putri Kampus UPGRIS Terpilih Diharapkan Ikut Promosikan Pariwisata Jawa Tengah

"Kami berharap adanya promosi wisata bersama-sama dengan anggota Kedungsepur, misalnya dilakukan one day tour mengelilingi obyek wisata dari Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, Semarang, sampai Grobogan," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Ngesti juga meminta dukungan dari Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung program pariwisata di daerah Kedungsepur.

Sebagai daerah yang berada di tepat di tengah wilayan eks Karesidenan Semarang, Kabupaten Semarang menawarkan 34 destinasi wisata dan 35 desa wisata sebagai pilihan kunjungan bagi calon wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Variasi pilihan wisata di Kabupaten Semarang pun beragam, mulai dari wisata religi di Goa Maria Kerep Ambarawa dan makam dan mesjid Nyatnyono Ungaran, wisata sejarah di Candi Gedongsongo, Palagan Ambarawa, dan Museum Kereta Api Ambarawa, wisata rekreasi keluarga buatan di Saloka, Dusun Semilir, dan Celosia, wisata rekreasi keluarga dengan pemandangan alam di Umbul Sidomukti, wisata kuliner srabi di Ngampin Kecamatan Ambarawa, dan wisata edukasi di Nissin dan Sido Muncul.

Asal Usul Nama Desa Cawet di Pemalang Jawa Tengah, Ada Slogan Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita Semua

Untuk desa wisata, ada Curug Tujuh Bidadari Desa Keseneng dan Grojokan Klenting Kuning Desa Kemawi Kecamatan Sumowono, Kampung Pelangi Desa Bejalen Ambarawa, Desa WIsata Sepakung Kecamatan Banyubiru, Kampu Susu Desa Sumogawe Kecamatan Getasan, Desa Menari Tanon di Ngrawan Kecamatan Getasan,

"Saat ini kami merencanakan penataan Pasar Bandungan yang sedianya akan dipindah ke Desa Jetis dengan bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 69 milyar dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 100 milyar untuk pembelian tanah," urai Ngesti.

Tujuan penataan Bandungan ialah untuk mengurai kemacetan.

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved