Ada Temukan Limbah Kimia, DLH Kota Semarang Akan Lakukan Evaluasi

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang akan mengevaluasi adanya penemuan baru limbah kimia di RT 09 RW 10 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan.

Ada Temukan Limbah Kimia, DLH Kota Semarang Akan Lakukan Evaluasi
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Petugas Satpol PP Kota Semarang mengecek limbah yang berserakan di RT 09 RW 10 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Jumat (12/7/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang akan mengevaluasi adanya penemuan baru limbah kimia di RT 09 RW 10 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, Jumat (12/7/2019).

Staf Bidang IV Penanganan Lingkungan Sekitar DLH Kota Semarang, Agus Sumartono mengatakan, limbah yang ditemukan memiliki karakteristik fisik yang sama dengan limbah yang ditemukan di bantaran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB).

"Kami belum bisa melangkah lebih lanjut karena belum mengetahui karakteristik limbah tersebut," tutur Agus disela-sela peninjuan penemuan limbah.

Satpol PP Kota Semarang Temukan Lagi Limbah Kimia, Setelah di Sungai BKB Kini di Ngaliyan

Dikatakan Agus, hingga saat ini masih menunggu hasil pengecekan laboratorium limbah kimia yang ditemukan beberapa hari yang lalu.

Pihaknya harus menunggu kurang lebih 14 hari kedepan untuk mengetahui lebih jelas terkait karakteristik limbah yang diduga mengandung bahan berbahaya beracun (B3).

"Masih nunggu 14 hari untuk proses tes kandungan B3 atau bukan. Samplenya yang diambil sebanyak satu kaleng biskuit dan sudah kami kirimkan ke laboratorium Sucofindo untuk diketahui kandungan karakteristik limbahnya itu," terangnya.

Diakuinya, laboratorium DLH belum dapat meneliti kandungan limbah. Peralatan yang dimiliki hanya dapat meneliti kualitas air dan udara saja.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Semarang, Sapto Adi mengatakan, pihaknya selalu melakukan pengawasan terhadap industri di Kota Semarang.

Setiap usaha harus memiliki izin dan harus melaporkan pengelolaan limbah B3.

"Proses izin dan pengawasan selalu kami perhatikan dan cek betul apa yang mereka kelola," tutur Sapto. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved