Ambarawa Heritage Run 2019 Bakal Libatkan 25 Negara, Ajang Lari Sambil Nikmati Warisan Budaya
Ambarawa Heritage Run (AHR) 2019, ajang lari sembari menikmati warisan budaya dan pemandangan alam di Ambarawa akan digelar bulan Oktobe
Penulis: amanda rizqyana | Editor: suharno
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Ambarawa Heritage Run (AHR) 2019, ajang lari sembari menikmati warisan budaya dan pemandangan alam di Ambarawa akan digelar bulan Oktober 2019.
Kegiatan yang digelar tanggal 26-27 Oktober 2019 dengan titik awal dan akhir di Lapangan Panglima Jendral Soedirman atau Lapangan Pangsar Ambarawa.
Hal tersebut disampaikan oleh Fransisca Romana, Ketua Umum Ambarawa Heritage Run (AHR) 2019 di Kantor Sekretariat AHR, SMP Pangudi Luhur Ambarawa, Jalan MGR Soegijapranata 191 pada Jumat (12/7/2019) sore.
• Gelombang Tinggi Terjadi di Samudera Hindia, Nelayan Karangduwur Kebumen Tetap Melaut
Acara perdana yang terlaksana pada November 2018 lalu berhasil menarik 2.000 peserta dari 10 negara, pada acara tahun ini pihaknya menargetkan 5.000 peserta dari 25 negara.
Ia pun optimis acara ini dapat berlangsung lebih meriah dari AHR perdana.
Berbeda dengan gelaran sebelumnya, untuk AHR 2019 kali ini akan diselenggarakan dua hari.
Untuk hari pertama akan diadakan pesta budaya rakyat dan kuliner khas Ambarawa.
Kesenian rakyat yang dihadirkan antara lain gedrug butho, kuda lumping, dan gamelan dielaborasi dengan musik modern dari seniman Ambarawa.
Ada pula jalan sehat dan lomba fotografi pada hari yang sama.
Sementara acara inti di hari kedua terdapat empat kategori yakni 31k Trail and Speed Run, 10k Road Fun, 5k Fun Run, dan 5k Heritage Costume Festival.
"Untuk rutenya, hampir sama seperti tahun kemarin, kami akan melintasi Benteng Pendem, Museum Kereta Api Ambarawa, Gereja Jago, Rawa Pening, hingga Gua Maria Kerep," imbuh Fransisca.
Untuk harga tiket, sepanjang 15 Juli 2019-30 Juli 2019 harga yang dibuka mulai Rp 200 ribu-Rp 400 ribu, setelah itu tiket akan dibanderol mulai Rp 250 ribu-Rp 500 ribu.
Peserta akan mendapatkan kaos, nomor dada, gelang, tas, dan bandana.
Selain itu, bagi peserta yang mencapai titik akhir akan mendapatkan medali dan hadiah uang tunai senilai total Rp 568,5 juta.
"Semua peserta akan mendapatkan jaminan perawatan medis selama mengikuti AHR, ada pula pos P3K yang disediakan, stasiun air, penyegaran, dan penyegaran pascabalapan, lalu bisa mengunduh foto kegiatan melalui portal yang disediakan," terangnya lagi.
Mewakili panitia, Fransisca berharap kegiatan ini dapat mendapatkan dukungan dari masyarakat sebagai upaya memperkenalkan warisan budaya di Ambarawa dan sekitarnya.
Tujuan diselenggarakannya gelaran dua hari ini ialah agar wisatawan domestik dan mancanegara agar memiliki waktu yang lebih panjang untuk mengeksplorasi Ambarawa secara khusus dan Kabupaten Semarang secara umum. (arh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/fransisca-romana-ketua-umum-ambarawa-heritage-run-ahr-2019-di-kantor-sekretariat-ahr.jpg)