Bupati Pekalongan Terima Penghargaan dari Menteri Koperasi UKM, Dinilai Mampu Sejahterakan Rakyat

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menerima penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Bupati Pekalongan Terima Penghargaan dari Menteri Koperasi UKM, Dinilai Mampu Sejahterakan Rakyat
ISTIMEWA
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menerima penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan UKM diserahkan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Hotel Java Harritage Purwokerto Kabupaten Banyumas, Kamis (11/7/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menerima penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga di Java Heritage Hotel Purwokerto Kabupaten Banyumas, Kamis (11/7/2019) malam.

Penghargaan ini diberikan karena Pemkab Pekalongan dinilai berhasil membina dan mengembangkan Koperasi dan UKM dalam peningkatan kesejahteraan rakyat.

Bupati Asip mengatakan, penghargaan yang diberikan ini karena Pemkab Pekalongan sedang merevitalisasi koperasi di Kabupaten Pekalongan.

"Saat ini Pemkab sedang menggerakkan UMKM, baik persoalan hulu dan hilirnya UMKM sedang diurai. Termasuk, kami baru saja meresmikan PT Lembaga Keuangan Mikro Badan Kredit Desa (LKM BKD)," kata Bupati.

Menurutnya, kunci utama strategi pengembangan koperasi dan UKM adalah kebersamaan serta gotong-royong.

"Bahwa dalam memajukan koperasi, Pemkab Pekalongan melakukan pembinaan terus-menerus melalui Dinas Perindagkop dan UKM. Tidak hanya itu, Pemkab juga memberikan bantuan dalam network (jaringan) di pasar online yang dikerjasamakan dengan berbagai vendor," jelasnya.

Asip mengungkapkan, melalui pemberdayaan koperasi dan makin kuatnya UKM, diyakini menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan.

"Saat ini pertumbuhan ekonomi di 2019 masih 5,32 persen. Pada 2021 kami menargetkan sekitar 6 persen," ungkapnya.

Asip menjelaskan, Jawa Tengah ini diberikan mandat Presiden untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi sekitar 7 persen.

"Mandat tersebut sungguh menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat untuk kabupaten dan kota di Jawa Tengah," ujarnya.

Asip menambahkan, untuk menuju target tersebut, harus ada langkah-langkah revolusioner yaitu pengembangan kawasan industri. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved