Bupati Wihaji Serius Garap Republik Jeruk, Kembalikan Kejayaan Tanaman Jeruk di Batang

Pada era 1980 hingga 1990an, tanaman jeruk sempat berjaya, bahkan produksi jeruk di Kabupaten Batang, cukup berlimpah.

Bupati Wihaji Serius Garap Republik Jeruk, Kembalikan Kejayaan Tanaman Jeruk di Batang
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji bersama tim Balitjestro saat meninjau perkebunan jeruk di Desa Pesaren, Kecamatan Warungasem, Batang, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pada era 1980 hingga 1990an, tanaman jeruk sempat berjaya, bahkan produksi jeruk di Kabupaten Batang, cukup berlimpah.

Namun sekitar 2000, adanya satu penyakit jeruk yang menyerang semua tanaman hingga produksi yang dihasilkannya pun anjlok.

Sehingga para petani jeruk beralih ke tanaman lain, seperti padi dan jagung.

Sebagai upaya untuk menggeliatkan kembali kejayaan produksi jeruk, Pemkab Batang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang menggaungkan Slogan Republik Jeruk.

Untuk mensukseskan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang melanjutkan kembali kerjasama dengan Balitjestro (Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika) Malang, Jawa Timur.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Wihaji saat menerima audensi jajaran peneliti dari Balitjestro di ruang Abirawa Kantor Bupati setempat,Jumat (12/7/2019).

Sebelumnya di tahun 2018 Pemkab Batang menerima bantuan bibit jeruk secara gratis dari Balitjestro sebanyak 35 ribu bibit kepada petani yang tersebar di 14 kecamatan.

"Ada luasan lahan 70 hektar dan ada 7 varitas yang ditanam, tetapi yang lebih dominan yang cocok dengan kultur tanah di Batang yakni varietas buah jeruk Siam, Pontianak, Keprok RGL dan Keprok Trigas," terang Peneliti Balitjestro Susi Wuryantini.

Dikatakannya, dari peUsia tanaman jeruk saat ini sudah rata - rata sudah 14 bulan, dan satu tahun lagi masuki masa panen raya perdana, namun 2020 pendanaan yang ditanggung Balitjestro dialihkan ke daerah lain.

"Oleh karena itu, saya harap ada pendanaan pendampingan dari Pemkab Batang untuk melanjutkan sampai paska panen raya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: dina indriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved