Data Inflasi AS Lebih Kuat dari Perkiraan, Kilau Emas Meredup

Emas pasar spot turun 0,50 persen ke level 1.411,86 dolar AS per troi ons.

Data Inflasi AS Lebih Kuat dari Perkiraan, Kilau Emas Meredup
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Si kuning emas turun pada perdagangan Kamis (11/7/2019).

Menghapus kenaikan pada sesi awal perdagangan setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan.

Data ekonomi terbaru ini menyulut keraguan terhadap bank sentral AS (The Fed) akan memangkas suku bunga agresif sesuai yang diharapkan.  

Mengutip Bloomberg, pukul 10.28 WIB, emas pasar spot turun 0,50 persen ke level 1.411,86 dolar AS per troi ons.

Sementara, emas berjangka untuk pengiriman Agustus 2019, naik 0,12 persen ke level 1.414,20 dolar AS per troi ons.

Sebelumnya, harga emas telah menyentuh level tertinggi satu pekan pada level 1.426 dolar AS di awal sesi.

Federal Reserve pada Maret menurunkan proyeksi inflasi untuk 2019 menjadi 1,5 persen dari 1,8 persen.

Namun, ini mungkin tidak mengubah harapan bank akan memangkas suku bunga bulan ini.

"Kami melihat data inflasi hari ini - pasar mulai mundur hari ini karena menantang penurunan suku bunga tambahan," kata Chris Gaffney, president of world markets TIAA Bank.

"(Langkah Kamis) hanya penyesuaian fakta bahwa mungkin sudah naik sedikit kemarin, tapi masih bertahan dengan baik di atas 1.400 dolar AS, dan sepertinya kita akan terus memegang di atas 1.400 dolar AS."

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved