Dorong Produksi Industri, Pemprov Jateng Berikan Insentif Dalam Hal Pajak

Industri yang mengedapankan inovasi teknologi dalam produknya akan mendapat insentif berupa pengurangan pajak.

Dorong Produksi Industri, Pemprov Jateng Berikan Insentif Dalam Hal Pajak
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Senior Vice President dan CEO Asia Paifik, Javier Gimeo (kiri batik cokelat) bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, M. Arif Sambodo saat meresmikan pabrik mortal adukan semen instan kelima milik PT Cipta Mortar Utama di kawasan industri Wijayakusuma Semarang, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Industri yang mengedapankan inovasi teknologi dalam produknya akan mendapat insentif berupa pengurangan pajak.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng, Arif Sambodo.

Ditemui saat meresmikan pabrik semen instan, PT Cipta Mortar Utama di Kawasan Industri Wijayakusuma Semarang, ia menyebut langkah itu adalah upaya untuk mendorong produksi dari para pelaku industri.

"Kemarin saat rapat terbatas dengan presiden Jateng dan Jatim hanya dua propinsi diminta untuk ikut andil dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar tujuh persen," ucap Arif seusai acara, Jumat (12/7/2019).

Pasangan yang Berhubungan Intim Terlihat dari Balik Jendela, Hotel di Purwokerto Ini Digeruduk Warga

Permintaan itu dinilainya cukup berat, namun jika investasi dan ekspor bisa didorong, maka ia optimis Jateng bisa mewujudkan permintaan presiden.

"Nah dengan masuknya PT Cipta Mortar Utama ini menjadi semacam triger buat kita untuk terus meningkatkan investasi. Pendorongnya kami pacu dengan peraturan agar produksinya semakin bertambah," terang Arif.

Ia menjelaskan, dengan PP Nomor 45 Tahun 2019 diatur tentang pemberian insentif pajak untuk produk yang mengandalkan inovasi teknologi.

Semen instan menurutnya adalah salah satunya.

Hal itu karena dengan adanya semen instan pembangunan infrastruktur tidak perlu lagi melakukan racikan pasir, semen, kapur dan air sebagai pelekat. Cukup semen instan dan air sudah siap digunakan.

"Peraturan itu saya rasa cukup efektif, terbukti dari ekspor non migas kita bisa surplus di bulan Mei ya meski belum besar itu bisa terus kita dorong," pungkasnya. (val)

Penulis: rival al-manaf
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved