Kisah Kadal, Sandalnya Tertinggal saat Mencuri Emas karena Diteriaki Warga, Begini Akhirnya

“Setelah mengambil emas saya diteriaki warga, alhasil saya melarikan diri dan sandal saya tertinggal,” tuturnya

Kisah Kadal, Sandalnya Tertinggal saat Mencuri Emas karena Diteriaki Warga, Begini Akhirnya
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Wakapolres Pemalang Kompol Malpa Malacoppo, mintai keterangan pelaku pencurian emas di Desa Danasari, RT 01 RW 01 Kecamatan Pemalang, berinisial W atau akrab disapa Kadal, dalam konferensi pers di Hotel Winner Pemalang, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Pelaku pencuri emas di Desa Danasari, RT 01 RW 01 Kecamatan Pemalang akhirnya diringkus jajaran Polres Pemalang.

Pelaku berinisial W yang akrab disapa Kadal (35), merupakan warga Dukuh Karanggandu, Desa Paduraksa, Kecamatan Pemalang.

Dalam aksinya menggasak sebuah rumah, ia mengambil emas pemilik rumah seberat 18 gram, 13 Agustus tahun lalu.

Namun karena terburu-buru takut disergap warga, sandal milik Kadal tertinggal di lokasi kejadian.

Dari barang bukti tersebut, pihak berwajib melakukan penyelidikan dan berhasil meringkusnya.

Saat ditangkap ia mengaku melakukan aksi tersebut bersama rekannya.

“Saya tidak sendiri melakukan aksi itu, karena saya bersama rekan saya. Namun hingga kini ia menghilang tidak tahu kemana,” jelasnya, Jumat (12/7/2019).

Dilanjutkannya, ketika melakukan pembobolan rumah ada warga yang memergokinya.

“Setelah mengambil emas saya diteriaki warga, alhasil saya melarikan diri dan sandal saya tertinggal,” tuturnya.

Emas yang berhasil ia gasak kemudian dijual oleh rekannya untuk dibagi.

“Saya mendapatkan Rp 1 juta, sisanya dibawa rekan saya,” paparnya.

Adapun Wakapolres Pemalang, Kompol Malpa Malacoppo, menuturkan, Kadal akan dijerat pasal 363 KUHP karena malakukan pencurian.

“Dari barang bukti yang ditinggalkan serta keterangan saksi, Kadal berhasil diringkus jajaran kami,” terangnya.

Ditambahkannya, pelaku lainnya masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pemalang Kota.

“Aksi pencurian seperti yang dilakukan Kadal tahun ini sudah mencapai 22 kasus, masyarat kami imbau untuk lebih waspada,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved