Pemalang Jadi Jalur Strategis Peredaran Narkoba Wilayah Pantura, Terakhir Polisi Tangkap BM

Selain di wilayah Pantura, para pengedar juga menjual narkoba hingga ke beberapa tempat di wilayah atas Pemalang.

Pemalang Jadi Jalur Strategis Peredaran Narkoba Wilayah Pantura, Terakhir Polisi Tangkap BM
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kompol Malpa Malacoppo, Wakapolres Pemalang, pimpin ungkap kasus narkoba di Hotel Winner Pemalang, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Kabupaten Pemalang terus disasar para pengedar narkoba.

Selain di wilayah Pantura, para pengedar juga menjual narkoba hingga ke beberapa tempat di wilayah atas Pemalang.

Walaupun masih tergolong wilayah aman narkoba dan baru 10 kasus yang ditangani dari awal tahun, tapi sejumlah kasus membuktikan Kabupaten Pemalang menjadi tempat pendistribusian barang terlarang itu.

Menurut pengakuan BM, satu di antara penjual sabu yang tertangkap jajaran Polres Pemalang, peredaran sabu di Pemalang sudah berlangsung dua tahun terakhir.

“Saya sudah menjual sabu di Pemalang selama dua tahun. Barang tersebut saya dapatkan dari Pekalongan,” jelasnya dalam ungkap kasus narkoba di Hotel Winner Pemalang, Jumat (12/7/2019).

Dilanjutkannya, tidak hanya wilayah Pantura, namun Pemalang bagian atas seperti Randudongkal dan Bantarbolang juga disasar.

“Tadinya saya mencari pembeli, namun beberapa waktu terakhir pengguna sabu justru mencari saya. Dan kini saya yang ditangkap polisi,” ujarnya.

Sementara itu Wakapolres Pemalang, Kompol Malpa Malacoppo menuturkan, BM tertangkap pada 3 Juni 2019.

Dia merupakan penjual sabu yang menjadi incaran petugas.

“Saat petugas meringkusnya ia membawa lima paket sabu dengan total berat 4,20 gram,” kata Kompol Malpa.

Diterangkannya, BM sudah pernah tersandung kasus penjualan ganja pada 2010 dan divonis 5 tahun kurungan.

“Dan kini ia kembali melakukan perbuatan serupa. Untuk itu kami tak segan menindak para pengedar dan pemakai narkoba,” imbuhnya.

Ia menegaskan, BM akan dijerat Undang-Undang Narkotika Pasal 114 dan 112.

“Hukuman maksimal untuk BM karena telah mengedarkan narkoba yaitu 20 tahun penjara,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved