Trotoar Depan Kantor Kecamatan Slawi Disulap Jadi Lapak PKL, Bupati: Tidak Elok Dilihatnya

Bupati Umi Azizah menyayangkan kawasan pendestrian di depan Kantor Kecamatan Slawi justru hanya dipakai sebagai lokasi lapak pedagang kaki lima (PKL).

Trotoar Depan Kantor Kecamatan Slawi Disulap Jadi Lapak PKL, Bupati: Tidak Elok Dilihatnya
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Bupati Tegal, Umi Azizah 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah soroti fungsi trotoar di sepanjang Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Kagok, Kecamatan Slawi.

Dia menyayangkan kawasan pendestrian di depan Kantor Kecamatan Slawi justru hanya dipakai sebagai lokasi lapak pedagang kaki lima (PKL).

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, trotoar sepanjang sekitar 4 meter itu kerap dipakai sejumlah warung lesehan untuk berjualan saat malam hari.

Warung Lesehan Seafood Bu Anny yang sempat viral itu pun berjualan di trotoar, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Slawi.

"Ya semua warga Indonesia berhak berjualan di sini (Kabupaten Tegal), tapi tolong jangan di trotoar juga. Akhirnya kan jadi lokasi berjualan di sana meski malam-malam," keluh Umi saat ditemui Tribunjateng.com, Jumat (12/7/2019).

Orang nomer satu di Kabupaten Tegal ini mengetahui bahwa pendestrian di sepanjang jalan tersebut akan jadi lapak para PKL saat malam hari.

Terlebih, kata Umi, lapak-lapak PKL di sana seakan menutup semua akses bagi pejalan kaki karena dipakai untuk berdagang.

Akibatnya, kawasan pendestrian tersebut malah dianggap sebagai tempat para PKL berjualan, bukan trotoar.

"Ya ke depan, kami ingin menata kawasan ibu kota Kabupaten Tegal ini. Kami lihat tidak elok saja, trotoar di depan Kantor Kecamatan malah dipakai PKL. Di sana bukan tempatnya lah," cetusnya. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved