Ikut Paman Beri Makan Kambing, Seorang Balita di Kabupaten Batang Hilang

Seorang balita, Muhammad Afandi b Rahmat (5) di Dukuh Wedisari Desa Kambangan Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah dinyatakan hilang dan

Ikut Paman Beri Makan Kambing, Seorang Balita di Kabupaten Batang Hilang
IST
suasana saat pencarian korban di sekitar rumah 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Seorang balita, Muhammad Afandi Bin Rahmat (5) di Dukuh Wedisari Desa Kambangan Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah dinyatakan hilang.

Sampai saat ini masih dalam proses pencarian.

Berdasarkan informasi, korban mengikuti pamannya, Ratno dari belakang dan menunggu di depan kandang saat sang paman hendak memberi makan kambing.

Saat itu satu ekor kambing lepas sehingga Ratno pun mengejarnya.

Dia berusaha menangkap kambing tersebut.

BREAKING NEWS: Kios-kios di Jembatan Tanggul Indah BKT Kota Semarang Terbakar

Keharuan di Akmil Magelang Saat Dokter Vincentius Dilantik Panglima TNI: Dia Umat Konghucu Pertama

Video Penelusuran Rute Mobil Silver yang Tabrak Lari di Overpass Manahan Solo

Kaitkan dengan CCTV, Publik Berharap Polresta Solo Temukan Pelaku Tabrak Lari di Overpass Manahan

Namun, saat kembali ke kandang Muhammad Afandi sudah tidak ada.

Menurut pencarian warga, terlihat dari jauh ada di semak semak bambu.

Namun saat dikejar dan didatangi tidak ada dan pindah ke tempat lain tapi sudah tidak ada jejaknya.

Masyarakat sekitar pun mengkait-kaitkan dengan hal gaib yaitu menduga balita tersebut dibawa sosok wewe gombel.

Saat mendapatkan laporan dari warga, Polsek Blado bersama relawan PMI langsung membantu melakukan pencarian.

"Kami melakukan pencarian pada dini hari, tapi sampai dengan 7 jam pencarian belum ditemukan," terang satu di antara relawan PMI Batang, Bayu Bravo, kepada Tribunjateng.com, Sabtu (13/7/2019).

Dikatakannya, berdasarkan informasi dari warga setempat, korban tersebut merupakan anak berkebutuhan khusus dan kurang dalam pendengaran.

Hingga saat ini korban masih belum ditemukan.

Warga masih terus melakukan pencarian di sekitar kebun dan rumah-rumah sekitar. (din)

Dibunuh di Lokasi Terbuka, Ini Kronologi Lengkap dan Alasan DP Memutilasi Korbannya

Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu Ngeblong Lampu Merah Lalu Tabrak dan Seret Motor Sejauh 25 Meter

Bukan Asmara, Pelaku Mutilasi di Banyumas Ada Motif Lain, Beli Golok & Plastik Besar Sebelum Ketemu

PSIS Akan Daftarkan Stadion Jatidiri dan Manahan ke AFC

Penulis: dina indriani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved