Breaking News:

Gagal Panen Bikin Harga Cabai di Tingkat Petani di Demak Sentuh Rp 40 Ribu per Kilogram

Petani cabai merah di desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak gagal panen.

Tribun Jateng/Moch Saifudin
Tanaman cabai di lahan Rukhin, petani desa Pasir Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Minggu (14/7/2019). 

"Cabainya pada "bule". Tak tahu apa sebabnya."

"Sebelumnya cuaca yang panas saja hasilnya masih bagus," terang Rukhin, petani cabai yang lain.

Ia memperkirakan hasil cabai yang ditanamnya pun tak berbuah maksimal.

Ia menyebut sekitar 10 kilogram cabai untuk 1/2 hektar lahan yang ditanamnya.

Itu pun untuk bibit unggulan yang ditanamnya.

Ia menyebut bibit cabainya sebagai bibit cabai pot, yang secara keberhasilan panennya lebih besar dibandingkan bibit cabai biasa.

"Seluruh petani Desa Pasir biasanya bisa mengahsilkan 10 ton cabai."

"Biasa mengirim ke Jakarta, Kalimantan dan lainnya."

"Tidak tahu, musim cabai kali ini jelek," keluhnya.

Sementara, Masrifah (60), seorang pedagang cabai merah di Pasar Tradisional Bintoro menyebut, harga cabai merah yang dijualnya mencapai Rp 45 ribu per kilogram.

Pedagang yang mengambil cabai dari Desa Pasir tersebut menambahkan jika sekarang ini harga cabai yang dijualnya justru turun dari semula Rp 50 ribu per kilogram. 

"Di Desa Pasir sedang panen. Sehingga harganya turun lima ribu," terang pedagang yang menyuplai cabai merah juga ke Jakarta tersebut. (Moch Saifudin)

Penulis: Moch Saifudin
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved