MXGP of Asia Semarang 2019 Sukses, Kota Semarang Kembali Jadi Kandidat Tuan Rumah Tahun Depan

Penyelenggaraan Motocross Grand Prix (MXGP) of Asia 20219 yang di selenggarakan di Sirkuit BSB City Mijen terbilang sukses.

MXGP of Asia Semarang 2019 Sukses, Kota Semarang Kembali Jadi Kandidat Tuan Rumah Tahun Depan
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Para crosser melampaui garis finish dalam ajang MXGP of Asia di Sirkuit BSB City, Minggu (15/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penyelenggaraan Motocross Grand Prix (MXGP) of Asia 20219 yang di selenggarakan di Sirkuit BSB City Mijen terbilang sukses.

Ajang internasional yang diselenggarakan Sabtu dan Minggu (13-14/7/2019) ini dapat menggaet ribuan pengunjung dari berbagai daerah bahkan hingga luar negeri. Hal ini tentunya memberikan multiplayer effect bagi Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan, perhelatan olahraga MXGP of Asia 2019 kali ini dinilai sukses, sehingga Kota Semarang berpeluang besar dan masuk kembali menjadi tuan rumah event MXGP 2020 mendatang.

"Dari dari informasi yang saya dapatkan hari ini, tahun 2020, Kota Semarang juga masuk menjadi kandidat tuan rumah event MXGP untuk ketiga kalinya," kata Hendi, sapaan akrab Wali Kpta Semarang usai usai membuka Grand Final MXGP 2019 di sirkuit BSB City, Mijen, Kota Semarang, Minggu (14/7/2019).

Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan kajian mendalam terhadap peluang menjadi tuan rumah tersebut, termasuk, dari sisi anggaran akan kembali memggunakan dana APBD atau melibatkan pihak swasta.

"Saya bilang info ini akan kami kaji lebih lanjut karena ini perlu pembahasan lebih mendalam. Ini menyangkut banyak hal, tadi Ketua IMI Pusat juga sudah ketemu. Mereka juga mendukung, saya rasa kami juga lihat anggaran terdekat, kami juga harus melihat apakah masih memungkinkan atau kami dorong teman-teman swasta untuk mengambil peluang itu," paparnya.

Hendi menilai, keterlibatan pengusaha dan pihak swasta dalam event bertaraf internasional ini sangat penting. Sehingga, dia akan melakukan evaluasi terkait keterlibatan swasta dalam gelaran MXGP ini. Dia juga akan berkoordinasi dengan stakeholder Kota Semarang, seperti DPRD Kota Semarang.

"Kami tahu event ini semakin hari semakin banyak diminati dan Semarang lebih banyak diminati dan dikenal masyarakat diluar sana. Ini tentu saja menarik minat pengusaha atau swasta untuk mensponsori event tersebut. Saya rasa masih perli menghitung, berapa persen swasta bisa mengambil alih ini atau masih dengan mekanisme APBD," ujarnya.

Dia pun bersyukur, targer gelaran MXGP of Asia 2019 ini tercapai yakni ribuan penonton membludak di beberapa titik area sirkuit, promosi juga tercapai hingga 140 negara. Disisi lain, dalam ajang ini ada transfer kemampuan dari tim asing ke tim Indonesia.

"Event disiarkan langsung 140 negara, sehingga Kota Semarang menjadi kota yang lebih dikenal di dunia. Mudah-mudahan pariwisata lebih meningkat, ekonomi menjadi lebih baik," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved