Seribu Lepet Langsung Ludes Diserbu Warga, Gelaran Kirab Desa Sidoarjo Kabupaten Pekalongan

Ratusan warga Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya berebut gunungan lepet yang selesai dikirab kelilingi Desa Sidoarjo, Kecamatan Doro, Pekalongan.

Seribu Lepet Langsung Ludes Diserbu Warga, Gelaran Kirab Desa Sidoarjo Kabupaten Pekalongan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Warga berebut lepet seusai dikirab kelilingi Desa Sidoarjo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (14/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Ratusan warga Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya berebut gunungan lepet yang selesai dikirab kelilingi Desa Sidoarjo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Minggu, (14/7/2019).

Gunungan lepet ini merupakan ciri khas masyarakat Desa Sidoarjo yang bergotong royong agar membuahkan hasil bumi secara maksimal.

Kades Sidoarjo, Asrori mengatakan, gunungan ini sebagai bentuk rasa syukur warga desa karena sudah diberikan kenikmatan yang begitu luar biasa dari Sang Pencipta.

"Setelah diarak, gunungan lepet dibawa ke tempat objek wisata Bengkelung Park untuk diperebutkan oleh masyarakat setempat," kata Asrori kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya, di Desa Sidoarjo ada cukup banyak keindahan alam dan wisata air yang belum diketahui masyarakat luar.

"Oleh karena itu, gunungan lepet ditempatkan di Bengkelung Park. Kami juga ingin mengenalkan wisata baru di desa ini," jelasnya.

Pihaknya berharap, dengan dilaunchingnya wisata baru ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Kami mengajak semua orang dan wisatawan untuk menjaga alam yang indah ini dengan cara merawatnya dan jangan membuang sampah sembarangan," tambahnya.

Sementara itu Endang Lasmi, Kabid Pariwisata Disporapar Kabupaten Pekalongan mengatakan, pihaknya mengapresiasi adanya kegiatan tersebut.

Berharap juga festival ini akan terus selalu ada.

"Ini baru pertama kali diadakan dan festival ini sekaligus melaunching objek wisata Bengkelung Park yang ada di Desa Sidoarjo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan," jelasnya.

Endang juga berharap, adanya wisata ini perekonomian masyarakat setempat meningkat.

Apalagi, dalam festival ini ada wisatawan mancanegara yang hadir untuk ikut meramaikan.

"Wisatawan mancanegara yang datang ialah dari Armenia, Pakistan, Meksiko, Mali, Uganda, Vietnam, Etiopia, Prancis. Kami berharap adanya wisawatan yang hadir di kegiatan ini bisa menjadi daya tarik tersendiri objek wisata ini," ungkapnya. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved