Warga Perantauan Asal Kendal Diajak Bangun Daerah Asalnya, Begini Caranya Menurut Mirna Annisa

Bupati Kendal Mirna Annisa mengajak para perantau asal Kabupaten Kendal di Ibu kota Jakarta untuk membangun wilayah asalnya bersama keluarga.

Warga Perantauan Asal Kendal Diajak Bangun Daerah Asalnya, Begini Caranya Menurut Mirna Annisa
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Salah satu adegan dalam pementasan wayang orang bertajuk Pendadaran Sakalima yang digelar Pemkab Kendal di Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Sabtu (13/7/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal Mirna Annisa mengajak para perantau asal Kabupaten Kendal di Ibu kota Jakarta untuk membangun wilayah asalnya bersama keluarga.

Hal itu agar pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal yang saat ini mengalami pertumbuhan positif menjadi kian baik karena mendapatkan dukungan dari para perantau.

"Dimana pun berada, para perantau asli Kendal merupakan keluarga besar kami. Maka dari itu, kami mengajak para perantau untuk membangun Kabupaten Kendal menjadi kian maju," katanya pada Pagelaran Pentas Seni Tahun 2019, di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu (13/7/2019) malam.

Ia mengatakan, saat ini Kabupaten Kendal memiliki banyak prestasi yang selalu didapatkan tiap tahun.

Satu di antaranya perolehan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan selama tiga kali berturut-turut yakni 2016, 2017, dan 2018.

"Kabupaten Kendal juga menjadi satu dari tiga kabupaten di Jawa Tengah yang menjadi Program Nasional Percepatan Pembangunan. Hal itu tentunya sangat membanggakan," katanya. 

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kerabat Kendal (Pakken) Didik Agus Budiarto mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi antar perantau asal Kendal di beberapa tempat terutama di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi untuk mewujudkan Kabupaten Kendal menuju Permata Pantura.

"Kami pun sering melakukan jalinan komunikasi baik melalui media sosial agar para perantau asal Kendal tetap terkoneksi. Selain itu jalinan komunikasi ini kami juga jadikan menjadi ajang promosi, baik produk Kendal dan acara yang diadakan oleh Pemkab Kendal seperti saat ini," pungkasnya.

Dalam pagelaran seni itu, Pemkab Kendal menampilkan kesenian wayang orang dengan judul Pendadaran Sakalima.

Dalam pertujukan itu melibatkan 59 yang berasal dari 17 tim kesenian asli Kendal. (Dhian Adi Putranto)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved