Jelang PSS Sleman vs PSIS Semarang, Liluk Singgung Soal BCS dan Slemania

PSIS Semarang membidik poin away dalam laga lanjutan Liga 1 2019 pekan kesembilan menghadapi PSS Sleman, di Stadion Maguwoharjo, Sleman

Jelang PSS Sleman vs PSIS Semarang, Liluk Singgung Soal BCS dan Slemania
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SAPUTRA
PSIS Semarang usai menjalani latihan di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang, Senin (15/7/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - PSIS Semarang membidik poin away dalam laga lanjutan Liga 1 2019 pekan kesembilan menghadapi PSS Sleman, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (17/7/2019) sore.

Dalam laga menghadapi Super Elang Jawa ini, PSIS lebih diuntungkan dengan jeda waktu recovery yang lebih baik dibanding PSS Sleman.

PSIS menjalani pertandingan Liga 1 pekan kedelapan pada Rabu (10/7) lalu. Sementara PSS Sleman melakoni pertandingan pekan kedelapan pada Sabtu (13/7) lalu.

Claudir Marini PSIS Ungkap Sosok di Balik Proses Penyembuhan dari Cedera

Pesan Komsatun Korban Mutilasi di Banyumas ke Suami, Jika Meninggal Ingin Dimakamkan di Tempat Ini

DP Beri Kesaksian Palsu, Ternyata Bunuh ASN Kemenag Bandung di Kos Saat Hubungan Badan Pakai Martil

General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto mengatakan, seharusnya dengan kondisi tersebut, PSIS memiliki kans memenangi pertandingan lebih baik.

"Ya harusnya PSIS bisa lebih main maksimal secara fisik. Karena tentu dari jarak recovery, kami lebih bagus. PSS baru saja main lawan Persebaya, tapi kalau dia main di home kan tentu PSS akan lebih termotivasi memenangkan pertandingan," kata Liluk kepada Tribun Jateng, Senin (15/7/2019).

Motivasi tinggi tuan rumah tentu saja tak lepas dari faktor suporter. Apalagi, calon lawan yang bakal dihadapi Hari Nur dkk dikenal dengan loyalitas suporternya. Yakni Brigata Curva Sud (BCS), dan Slemania.

"Artinya faktor home itu bisa mempengaruhi, artinya kehadiran suporter memberikan motivasi tersendiri bagi Sleman. Tentu kami harus mewaspadai faktor home match dari PSS," tegas Liluk.

Menghadapi PSS Sleman, Liluk memastikan PSIS bisa tampil full team. Kecuali winger kanan PSIS asal Kendal, Komarodin.

"Insyaallah kita bisa fullteam. Hanya Komar saja yang belum bisa main. Dia masih terasa cederanya," katanya.

Adapun untuk suporter PSIS, Liluk berharap baik dari Panser Biru maupun Snex juga bisa memberikan dukungan penuh untuk PSIS di Sleman.

"Kita berharap suporter kita juga memberikan dukungan total. Kami prediksi banyak suporter yang akan kesana karena hubungan dengan suporter tuan rumah cukup bagus juga. Tidak ada masalah," kata Liluk.

"Tentunya kita juga berharap suporter bisa menjaga ketertiban, karena kita bermain away. Kita menjadi tamu disana. Tentunya berkelakuan baiklah. Dan dalam perjalanan ya harus hati-hati," ucap Liluk.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved