Mahasiswa Hukum Undip Teliti Tentang Home Based Workers Berbasis Putting Out System

Tiga Mahasiswa Jurusan S1 Ilmu Hukum Universitas Diponegoro, Tri Rahayu Utami, Naila Amrina, dan Maimunah melakukan penelitian tentang Pekerja Rumahan

Mahasiswa Hukum Undip Teliti  Tentang Home Based Workers Berbasis Putting Out System
Istimewa
Tim PKM PSH Undip yang diketuai oleh Tri Rahayu Utami membawa jurnal penelitian tentang Home Based Workers Berbasis Putting Out System. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Tiga Mahasiswa Jurusan S1 Ilmu Hukum Universitas Diponegoro, Tri Rahayu Utami, Naila Amrina, dan Maimunah melakukan penelitian tentang Pekerja Rumahan yang bekerja secara Putting Out System atau pekerjaan yang dibawa keluar. 

Penelitian dengan dosen pembimbing Muhamad Azhar S.H., LL.M ini merupakan keberlanjutan dari Proposal PKM yang berhasil didanai Kemenristekdikti tahun 2019. 

"Penelitian tim PKM PSH ini bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja rumahan yang ada di Indonesia khususnya di Jawa Tengah karena masih adanya kekosongan hukum terhadap perlindungan pekerja rumahan yang mayoritas adalah perempuan," ucap Ketua tim PKM-PSH Undip, Tri Rahayu Utami, Minggu (14/7/2019). 

Objek penelitian ini adalah para pekerja rumahan dan perusahaan yang mempekerjakan pekerja rumahan di wilayah Kabupaten Semarang.

Karena Putting out system sendiri merupakan sistem kerja dimana pekerjaan itu dibawa keluar, dan dikerjakan di dalam pabrik. 

Hal ini menjadi perhatian karena tidak adanya jaminan yang jelas, upah yang tidak sesuai serta tidak adanya perlindungan karena masih ada kekosongan hukum.

"semoga dengan adanya penelitian ini dapat memberikan wawasan kepada masyarakat luas mengenai keberadaan pekerja rumahan di Indonesia, dan kami juga berharap pemerintah berupaya untuk melindungi para pekerja rumahan. Serta Luaran hasil penelitian yang yang telah kami buat dapat bermanfaat bagi berbagai pihak." lanjut Tri Rahayu.

Dalam penelitian ini, tim Tri Rahayu bekerjasama dengan berbagai intansi yaitu Dinas Tenaga Kerja Prov Jawa Tengah dan Kabupaten Semarang, Badan Pusat Statistik, pemerintah Kecamatan Bergas, dan Lembaga Swadaya Masyarakat Yayasan Annisa Swasti (YASANTI) yang memiliki fokus sama yaitu mengawal perlindungan pekerja rumahan.

Jurnal bernama "BUMDES POWER” ini telah memenuhi International Standard Book Number  (ISBN) dan  di Admistrative Law and Governance Journal. (*)

Penulis: Like Adelia
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved