Pemkab Demak Silaturahmi ke Kasepuhan Kadilangu Sebelum Grebeg Besar

perayaan Grebeg Besar Kabupaten Demak Tahun 2019 M/1440H, Bupati Demak beserta rombongan melakukan prosesi pisowanan ke kasepuhan Kadilangu.

Pemkab Demak Silaturahmi ke Kasepuhan Kadilangu Sebelum Grebeg Besar
TRIBUN JATENG/MOCH SAIFUDIN
Pemkab Demak Silaturahmi ke Kasepuhan Kadilangu Sebelum Grebeg Besar 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Dalam rangka perayaan Grebeg Besar Kabupaten Demak Tahun 2019 M/1440H, Bupati Demak beserta rombongan melakukan prosesi pisowanan ke kasepuhan Kadilangu di Sasana Rangga, Senin (15/7/2019).

Bupati Demak, M Natsir mengatakan, acara pisowanan merupakan suatu tradisi dalam menguri-uri budaya.

Dengan pisowanan diharapkan rasa kekeluargaan akan terus langgeng, selain itu juga sebagai tanda persatuan guyub dan rukun seluruh elemen untuk membangun Kabupaten Demak bersama-sama.

“Mudah-mudahan tradisi ini bermanfaat, terlebih acara grebeg besar merupakan suatu tradisi kebanggan masyarakat Demak,” jelas Natsir.

Sesepuh ahli waris kanjeng Sunan Kalijaga, Muhammad Cahyo Iman Santoso, Kegiatan pisowanan rutin dilakukan menjelang grebeg besar, dan harus dilestarikan.

Sektor pariwisata, lanjut Cahyo, khususnya wisata religi merupakan salah satu sektor unggulan yang dimiliki Kabupaten Demak.

Menurutnya, destinasi wisata religi kabupaten Demak merupakan yang terbesar ke dua setelah Candi Borobudur.

Nilai historis Kabupaten Demak yang dahulu dikenal sebagai Kerajaan Bintoro dan merupakan daerah yang dijadikan sebagai tempat penyebaran Agama Islam pertama di Pulau Jawa memiliki magnet yang sangat kuat bagi para wisatawan.

“Rasa bangga tersebut dapat kita wujudkan dengan terus berupaya melestarikan dan mengembangkan potensi wisata yang ada agar menjadi semakin menarik kunjungan wisatawan,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Tatik Rumiyati menjelaskan, Pisowanan berarti sowan atau bersilaturahmi. Tradisi pisowanan dilaksanakan rutin setiap tahunnya menjelang acara grebeg besar.

Grebeg Besar di Kabupaten Demak sendiri tidak lepas dari sejarah perjuangan para Wali Songo dalam upaya menyebarkan agama Islam di Demak sebagai pusat Kasultanan Bintoro di pulau Jawa. Pada masa kejayaan pemerintahannya Sultan Fattah dan Sunan Kalijaga menyelenggarakan Grebeg sebagai media da’wah.

"Pemerintah Kabupaten Demak telah mempersiapkan perayaan Grebeg Besar yang akan berlangsung dari tanggal 19 Juli sampai 18 Agustus 2019 yang bertempat di Lapangan Parkir Tembiring Jogo Indah," terangnya.

Seperti diketahui, berbagai macam hiburan dan pasar rakyat pun digelar untuk memberikan hiburan bagi masyarakat Demak dan sekitarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Demak M. Natsir, Wakil Bupati Demak Joko Sutanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Singgih Setyono, serta para Sesepuh Kadilangu. (Tribunjateng/Moch Saifudin)

Penulis: Moch Saifudin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved