Sambut HUT Adhyaksa, Kejari dan PMI Batang Renovasi Rumah Roboh

Kejaksaan turut prihatin dan siap hadir untuk meringankan agar rumah bisa kembali ditinggali dengan layak.

Sambut HUT Adhyaksa, Kejari dan PMI Batang Renovasi Rumah Roboh
Tribun Jateng/Dina Indriani
Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Nova Elida Saragih yang juga ketua panitia bulan dana PMI 2019 meletakkan batu pertama sebagai simbol mulainya pembangunan rumah Di Desa Kalisalak, Senin (15/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang bersinergi dengan PMI Batang merenovasi rumah seorang warga yang roboh di Desa Kalisalak, Kecamatan Batang, Senin (15/7/2019).

Kepala Kejari Batang, Nova Elida Saragih yang juga ketua panitia bulan dana PMI 2019 ikut berpartisipasi dengan meletakkan batu pertama sebagai simbol mulainya pembangunan rumah.

"Ini merupakan kewajiban kita untuk membantu sesama, dan melakukan sesuatu yang terbaik untuk ibu Farida selaku pemilik rumah yang kondisinya hampir roboh memprihatinkan dan tidak kayak pakai," tuturnya.

Kejaksaan turut prihatin dan siap hadir untuk meringankan agar rumah bisa kembali ditinggali dengan layak.

"Kami siap hadir bersama PMI membantu meringankan beban agar rumah dapat ditinggali dengan selayaknya dan semoga ini bermanfaat," ujarnya.

Tak hanya bedah rumah, dalam menyambut HUT Adhyaksa ke-59 Kejaksaan Negeri Batang juga telah melakukan berbagai program sosial seperti santunan kepada anak yatim, donor darah gratis, juga beberapa bantuan kepada warga yang tidak mampu.

"Salah satu program sosial kami temasuk bedah rumah ini bersama PMI setelah sebelumnya kami juga melakukan serangkaian bakti sosial," ujarnya.

Sementara Ketua Markas PMI Kabupaten Batang, Kusnadi mengucapkan terimakasih kepada Kejari Batang atas partisipasi dan bentuk kepedulian serta mau mendukung dan bersinergi bersama PMI Batang.

"Alhamdulillah ternyata memang Kejari Bagang dan khususnya Ibu Kajari peka dengan kegiatan sosial sehingga mau bersinergi bersama PMI Baganh, terimakasih atas kerjasama, dukungannya dalam melakukan tugas kemanusiaan," ujarnya.

Dijelaskannya, dalam program Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang dilakukan telah berjalan secara optimal karena sinergi dari semua elemen baik TNI, Polisi, relawan dan masyarakat.

"Sampai sejauh ini rehab RTLH yang sudah dilakukan sekitar 40-50 rumah, dan ini akan terus berlanjut karena untuk tahun ini setiap kecamatan dua rumah yang akan direhab," pungkasnya. (Dina Indriani)

Penulis: dina indriani
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved