Wali Kota Salatiga Minta Tata Kelola Koperasi Manfaatkan Teknologi Digital

Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga mendorong seluruh pegiat koperasi mengikuti perkembangan zaman dalam melakukan tata kelola.

Wali Kota Salatiga Minta Tata Kelola Koperasi Manfaatkan Teknologi Digital
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Wali Kota Salatiga Yuliyanto (kanan) menyerahkan piagam penghargaan jasa bakti koperasi 2019 dari Kemenkop dan UKM RI kepada Sekda Salatiga Fakruroji disela upacara peringatan Hari Koperasi ke-72 Tingkat Kota Salatiga di halaman Pemkot Salatiga, Senin (15/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga mendorong seluruh pegiat koperasi mengikuti perkembangan zaman dalam melakukan tata kelola.

Dengan begitu diyakini peluang besar untuk dapat terus bertumbuh dan berkembang serta maju dapat diraih.

“Sekarang ini pada era revolusi industri 4.0 semua serba cepat dengan memanfaatkan teknologi digital. Karenanya para pegiat koperasi harus berbenah dan bersedia melakukan transformasi koperasi mengikuti tuntutan zaman. Hal ini penting karena organisasi bisnis yang mampu bertransformasi dengan perubahan adalah yang mempunyai peluang  besar maju,” terang Walikota Salatiga Yuliyanto kepada Tribunjateng.com, disela upacara peringatan Hari Koperasi ke-72 Tingkat Kota Salatiga di halaman Pemkot Salatiga, Senin (15/7/2019).

Menurut Walikota memasuki era revolusi industri 4.0 seperti sekarang, segala sesuatu sudah berbasis digital yang mengedepankan kecepatan, kemudahan, kenyamanan, dan efisiensi.

Apabila suatu organisasi bisnis seperti koperasi tidak mampu bertransformasi dan beradaptasi dengan perubahan sudah pasti bakal tertinggal.

Ia mengimbau para pegiat koperasi untuk tidak merasa berat untuk berbenah.

Lembaga dan insan koperasi hendaknya mentransformasi dirinya untuk menata organisasi serta menyiapkan strategi bisnis sesuai dengan perkembangan zaman.

“Selama enam tahun terakhir, pembangunan dan reformasi koperasi di Salatiga berada pada jalur yang benar. Jumlah koperasi yang tidak aktif sudah berkurang dan kinerja secara agregat meningkat. Antuasisme masyarakat untuk berkoperasi mengalami peningkatan hanya saja itu semua tidak cukup,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Yuliyanto menyampaikan apresiasi atas kerja keras dari berbagai pihak mulai dunia usaha, pendidikan, masyarakat, gerakan koperasi dan UKM, serta institusi terkait lainnya sehingga Pemkot Salatiga dinilai berhasil mengembangkan koperasi dan UKM.

Atas keberhasilan tersebut Pemkot Salatiga lanjutnya, mendapatkan penghargaan Jasa Bakti Koperasi Tahun 2019 dari Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang diserahkan bersamaan Peringatan Harkopnas ke-72 di Purwokerto, pada 11 Juli 2019 lalu.

“Prestasi ini merupakan penghargaan dan buah dari kerja keras kita semuanya. Untuk itu, pada kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pegiat koperasi atas kerja keras dan semangat berjuang untuk terus membangkitkan koperasi di tengah tantangan perkembangan zaman yang tentu saja tidak mudah,” ujarnya.

Yuliyanto berharap agar penghargaan tersebut dapat dijadikan sebagai motivasi agar terus berkarya dan memberikan yang terbaik untuk Koperasi dan UKM di Kota Salatiga.

Selain upacara seremonial, turut dilangsungkan penghargaan berupa sertifikat, piala dan uang pembinaan lomba UMKM berprestasi tingkat Kota Salatiga.

Keluar sebagai juara 1 dan seterusnya diraih UMKM Stasiun Edukasi, Brilian Baru, Cenik Jegeg Art.

Sedang juara harapan I dan seterusnya diterima UMKM Kedai Noona, Naniq Bakery, Bianca Cole, lalu juara favorit UMKM Rumah Jampi. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved