32.000 Anak Di Kabupaten Semarang Melakukan Pernikahan Dini

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Wagino mengatakan jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Jawa Tengah masih cukup tinggi.

32.000 Anak Di Kabupaten Semarang Melakukan Pernikahan Dini
IST
Bupati Semarang Mundjirin saat di acara hari keluarga nasional dan hari anak nasional. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Wagino mengatakan jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Jawa Tengah masih cukup tinggi.

Tanpa menyebut angka, dia menengarai banyaknya kasus KDRT itu dikarenakan adanya pernikahan usia dini dan belum adanya pemahaman yang benar tentang fungsi dan peran keluarga.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Semarang di Kolam Renang Muncul, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang pada Selasa (16/7/2019) siang.

Acara peringatan Harganas dan HAN itu dihadiri 800 orang, 300 anak, dan 500 kader Keluarga Berencana dari 19 kecamatan di Kabupaten Semarang.

Hadir pula Bupati Semarang H Mundjirin, sejumlah anggota Forkompimda, dan tamu undangan lainnya.

Wagino menyampaikan pada tahun 2016 lalu tercatat ada sekitar 32 ribu anak perempuan berusia di bawah 16 tahun yang mengajukan dispensasi untuk menikah ke pengadilan agama.

Dari jumlah tersebut, sekitar sepuluh persen yang disetujui.

"Kondisi ini yang memungkinkan menjadi salah satu penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, lanjutnya, pelaksanaan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Jawa Tengah menerapkan empat pola pendekatan, yakni keluarga berkumpul, berinteraksi, berdaya, serta berbagi dan peduli.

Sementara itu, Pemkab Semarang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AKB) terus mengintensifkan upaya pencegahan terjadinya pernikahan usia dini.

Halaman
123
Penulis: amanda rizqyana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved