4 Guru Kekurangan Jam Mengajar Akibat Minimnya Siswa yang Masuk di SMP Negeri 5 Demak

Empat guru kekurangan jam mengajar akibat minimnya siswa yang masuk di SMP Negeri 5 Demak tahun ajaran 2019-2020.

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Empat guru kekurangan jam mengajar akibat minimnya siswa yang masuk di SMP Negeri 5 Demak tahun ajaran 2019-2020.

Kendati demikian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak tak tinggal diam.

Melalui Kepala Sub Bagian Program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Demak, Dwi Isnaini mengatakan, akan mewadahi nasib guru yang kekurangan jam mengajar.

"Kami akan melakukan penataan guru ke sekolah lain yang masih membutuhkan.

Adapun mekanismenya, sekolah harus membuat laporan kondisi per/guru yang masih kekurangan jam mengajar, lalu akan kami analisis dan lakukan penataan guru di sekolah, terkait mata pelajaran yang dibutuhkan," terangnya, Selasa (16/7/2019).

Namun, Dwi juga mengharap peran aktif sekolah dalam menangani hal tersebut.

Ia menyebut, sekolah harus membuat laporan ke bidang Guru atau Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kabupaten Demak, untuk dilakukan analisis dan dibuatkan Surat Keputusan (SK) sebagai dasar penataan guru.

Adapun kekurangan jumlah siswa yang masuk dalam SMP N 5 Demak, ia menyebut tidak semata karena fasilitas sekolah.

"Kami selalu menawarkan kepada wali murid di pendaftaran PPDB online Mei lalu, ke sejumlah sekolah yang masih tersedia daya tampungnya.

Wali murid yang tidak diterima pilihan 1 dan 2, kami tawarkan ke SMP N 5 Demak.

Halaman
12
Penulis: Moch Saifudin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved