Ganjar Sebut Presiden Jokowi Minta Lima Kementerian Turun Gunung Terkait Borobudur

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sebut sejumlah kementerian diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk turun gunung menggarap pengembangan Candi Borobudur

Ganjar Sebut Presiden Jokowi Minta Lima Kementerian Turun Gunung Terkait Borobudur
Candi Borobudur 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah kementerian diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk turun gunung menggarap pengembangan Candi Borobudur.

Hal tersebut untuk menjawab cita-cita Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menargetkan 5 juta wisatawan mengunjungi candi Budha terbesar di dunia itu.

Saat mengikuti Rapat Terbatas (ratas) Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas bersama Presiden dan Wakil Presiden di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (15/7/2019), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan yang diperlukan untuk pengembangan Candi Borobudur adalah kejelasan konsep pengembangan.

"Maka akses ke Borobudur harus segera disiapkan. Blue print pengembangan Borobudur, RT RW, pengelola dan pemerintah daerah harus bersinergi," katanya.

Tiga Mahasiswa Universitas Muria Kudus Buat Alat Pengirim Tanda Kecelakaan Lalu Lintas

Saat ini, Candi Borobudur merupakan satu dari 10 destinasi Bali Baru yang diimpikan Presiden Joko Widodo dan ditargetkan bakal mampu mengundang 20 juta wisatawan mancanegara.

Kemarin (14/7/2019) saat menghadiri Asalha Maha Puja 2563 di pelataran Candi Borobudur Ganjar menargetkan 5 juta wisatawan datang ke Borobudur.

Meski saat ini dalam setahun angka wisatawan yang datang ke Candi Borobudur sudah mencapai 2,6 juta orang, namun jumlah wisatawan mancanegara baru sekitar 250 ribu orang.

"Kegiatan besar harus diselenggarakan. Harus ada dukungan infrastruktur. Perbaikan sekitar Borobudur. Termasuk dukungan pemerintah daerah dan masyarakat. Presiden juga pesan tiga hal, fasilitas, utilitas dan amenitas," kata Ganjar.

Fasilitas yang dimaksud adalah infrastruktur, utilitas dasar atau kesenangan atau kebiasaan para wisatawan.

Ketiga adalah amenitas pariwisata alias kenyamanan wisatawan yang berkaitan dengan ketersediaan rumah makan, fasilitas umum, hingga toko cinderamata.

Halaman
12
Penulis: faisal affan
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved