Gemas, Didi Kempot Buka Suara: Kalau Mau Cover Lagu Saya, Baiknya Pakai Tata Krama

Didi Kempot mengaku cukup gemas bahwa lagu-lagunya banyak di-cover oleh sejumlah pihak tanpa izin.

Gemas, Didi Kempot Buka Suara: Kalau Mau Cover Lagu Saya, Baiknya Pakai Tata Krama
Tribun Jateng/Dok)
Tanjung Emas: Penyanyi campur sari legendaris, Didi Kempot membawakan lagu Tanjung Emas Ninggal Janji pada perayaan HUT ke 50 Kompas Gramedia pada acara Banjir Kanal Barat (BKB) Festival 2013 di area Bendungan Pleret BKB, Simongan, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (7/9/2013) malam. Didi Kempot membawakan enam lagu legendarisnya untuk menghibur 25.000 lebih penonton dari berbagai daerah. Event yang diselenggarakan di tengah sungai BKB merupakan kali pertama sejak dilakukan normalisasi sungai tersebut. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Didi Kempot mengaku cukup gemas bahwa lagu-lagunya banyak di-cover oleh sejumlah pihak tanpa izin.

Penyanyi campursari ini mengatakan, bila ada yang ingin meng-cover lagunya, mereka seharusnya izin dahulu kepada pencipta dan penyanyi lagunya.

"Kalau meng-cover lagu-lagu saya, saya bilang alangkah indahnya pakai tata krama atau permisilah. 'Mas Didi boleh enggak kalau saya bikin ini itu blablalah'," kata Didi Kempot sebagaimana dilansir Tribunjateng.com dari Kompas.com, Senin (15/7/2019).

Didi mengatakan, banyak pemusik yang sudah tidak mengerti bagaimana menghargai hak cipta seseorang.

Dari dulu sampai sekarang, kata dia, yang namanya menyanyikan ulang lagu seseorang dan dikomersikan, seharusnya minta izin.

"Ya, wajarlah. Dari dulu, kan, kita juga gitu aturan mainnya. Mulai zaman dulu juga gitu," kata Didi.

Sebagai pencipta lagu dan penyanyi, kata Didi, ia juga merasa dirugikan. Sebab yang meng-cover untung, sebaliknya yang membuat karya tidak mendapatkan apa-apa.

"Karena kan kami (pencipta lagu) yang bekerja. Membuat lagu adalah pekerjaan kami. Bekerja, kan, perlu mendapatkan hasil juga?" kata Didi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Didi Kempot: Kalau Mau Cover Lagu Saya, Pakai Tata Krama, Permisilah"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved