PTSP Kemenag Kabupaten Tegal Diresmikan, Ini Layanan yang Bisa Dimanfaatkan Warga

Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal diresmikan oleh Bupati Tegal, Umi Azizah, Selasa (16/7/2019) ini.

PTSP Kemenag Kabupaten Tegal Diresmikan, Ini Layanan yang Bisa Dimanfaatkan Warga
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Bupati Tegal Umi Azizah meresmikan kantor PTSP Kemenag Kabupaten Tegal, Selasa (16/7/2019) ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal diresmikan oleh Bupati Tegal, Umi Azizah, Selasa (16/7/2019) ini.

Dalam PTSP Kemenag ini, terdapat 48 jenis layanan tersedia bagi masyarakat luas maupun karyawan Kemenag sendiri.

Dengan adanya PTSP Kemenag ini, Umi berharap akan muncul konsep "one stop service" sebagai bentuk inovasi kolaboratif.

"Saatnya, kini kita persembahkan layanan publik berkualitas, cepat, mudah, terbuka dan anti diskriminasi.

Karena kedepan, mau tidak mau, kita akan berada pada situasi lingkungan, dimana pelayanan publik kita akan berfokus pada Citizen Center dan digitalisasi layanan publik," kata Umi kepada Tribunjateng.com, usai peresmian PTSP.

Umi menambahkan, pemenuhan kebutuhan publik menjadi bagian penting dari upaya membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Sehingga, bagi Umi, dalam penyelenggaraannya harus dilakukan seiring dengan harapan dan tuntutan publik, dimana kepuasan publik sebagai indikatornya.

"Saya menyambut baik hadirnya PTSP di Kemenag ini, semoga masyarakat Kabupaten Tegal mendapatkan layanan kepuasan yang baik," harapnya.

Sementara, Kepala Kemenag Kabupaten Tegal, Sukarno menuturkan di dalam PTSP Kemenag, terdapat 48 delapan jenis layanan.

Adapun layanan penting yang biasa dibutuhkan oleh masyarakat antara lain, Tata usaha, Seksi Pendidikan Madrasah, Seksi PD Pontren, Seksi Pais, Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, serta Penyelenggara Syariah.

"Dengan motto layanan profesional, akurat, santun, tanggung jawab, dan ikhlas, saya berharap dapat memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat.

Untuk daftar-daftar haji, buku nikah, pengurusan nikah, dan semacamnya bisa langsung ke sini saja. Jadi, konsepnya memang satu pintu.

Tidak perlu ke pintu-pintu lain," papar Sukarno. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved