1.078 Jemaah Calon Haji di Kudus Jalani Manasik Massal di Alun Alun Simpang 7

Jemaah calon haji (calhaj) Kabupaten Kudus menjalani manasik secara serentak di Alun-alun Simpang Tujuh, Rabu (17/7/2019).

1.078 Jemaah Calon Haji di Kudus Jalani Manasik Massal di Alun Alun Simpang 7
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Jemaah calon haji Kabupaten Kudus tengah praktik tawaf ifadah di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Rabu (17/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Jemaah calon haji (calhaj) Kabupaten Kudus menjalani manasik secara serentak di Alun-alun Simpang Tujuh, Rabu (17/7/2019).

Selain untuk latihan terkait prkatik ibadah Haji, manasik ini juga sebagai persiapan fisik jemaah.

Dalam menjalani manasik, jemaah dituntut untuk jalan kaki sekitar 1,5 kilometer dari Gedung Jam’iyyatul Hujjaj Kudus (JHK) di Jalan Agil Kusumadya sampai ke Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Mereka mempraktikkan Haji mulai dari wukuf di Arafah, lempar jamrah, tawaf ifadah, sampai sai.

 “Memang haji menuntut kesehatan fisik, maka dalam manasik ini pun kurang lebihnya sama seperti dengan saat ibadah Haji nanti,” kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Su’udi, di Alun-alun Simpang Tujuh.

Sebelum manasik dilaksanakan, kata Su’udi, pihaknya telah menggelar berbagai persiapan mulai dari pembukaan manasik sampai pemantapan kelompok terbang (kloter).

Adapun jumlah jemaah adal Kudus yang berangkat ke Tanah Suci tahun 2019 sebanyak 1078 orang.

Jumlah sebanyak itu terdiri atas 1069 orang dan sisanya merupakan Tim  Petugas Haji Daerah (TPHD) dan Tim Petugas Kesehatan Daerah (TPKD).

Mereka terbagi atas empat kloter, yakni 64, 65, 66, dan 67.

“Pemberangkatan dilakukan pada 24 dan 25 Juli. Pada 23 Juli dilakukan pengumpulan koper di JHK,” jelas Su’udi.

Mengingat perbedaan cuaca di Tanah Air dan Tanah Suci, Su’udi mengimbau kepada calhaj agar senantiasa menjaga kesehatan.

“Kalau tahun kemarin dari Kemenkes ada fasilitas payung, kacamata, sama semprotan air untuk menjaga kelembapan kulit,” katanya.

Su’udi memastikan, jemaah haji asal Kudus dinyatakan terbebas dari penyakit membahayakan.

Sebelumnya calhaj juga sudah menjalani suntik meningitis. (goz)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved