Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ada Isu Elpiji 3 Kg di Wonogiri Langka, Pertamina Siapkan Extra Dropping Sebanyak 40.320 Tabung

Menjamin ketersediaan pasokan Elpiji 3Kg serta menindaklanjuti isu kelangkaan Elpiji 3Kg di wilayah Wonogiri, PT Pertamina Marketing Operation Region

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
IST
General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian, saat melakukan pengecekan ketersediaan stok Gas Elpiji di beberapa lokasi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menjamin ketersediaan pasokan Elpiji 3Kg serta menindaklanjuti isu kelangkaan Elpiji 3Kg di wilayah Wonogiri, PT Pertamina Marketing Operation Region IV menyiapkan penambahan fakultatif atau extra dropping sebanyak 40.320 tabung selama periode 15-20 Juli 2019.

Penambahan tersebut sebagai langkah untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat di wilayah Kabupaten Wonogiri yang meningkat di bulan ini.

Unit Manager Communication & CSR MOR IV PT Pertamina (Persero), Andar Titi Lestari mengatakan, indikasi sulitnya warga mendapatkan Elpiji 3kg di Wilayah Wonogiri ini murni dikarenakan adanya peningkatan kebutuhan, karena faktor musim kemarau dimana Elpiji dialihfungsikan menjadi sumber energi penyedot air.

“Kami telah menyiapkan tambahan yang sifatnya fakultatif sebanyak 40.320 tabung pada periode 15-20 Juli ini.

Sebagai contoh, hari Selasa diberikan penambahan 8.960 tabung dan ditambah dengan alokasi normal sebanyak 24.080 tabung.

Sehingga total penyaluran sudah mencapai 35.840 tabung," jelas Andar, pada Tribunjateng.com, dalam siaran pers, Selasa (16/7/2019).

Pertamina di hari sebelumnya (15/7/2019) juga telah melakukan penambahan fakultatif sebanyak 8.960 tabung, sehingga total Elpiji tambahan fakultatif selama dua hari ini sudah mencapai 17.920 tabung di wilayah Wonogiri.

Sebagai informasi, alokasi normal untuk Elpiji 3Kg di Wonogiri adalah 649.040 tabung perbulan, sehingga Pertamina pada bulan ini akan menyalurkan 689.360 tabung untuk wilayah Wonogiri.

“Pertamina selalu siap menyediakan kebutuhan Elpiji untuk masyarakat.

Perlu diinformasikan bahwa kebijakan penerapan distribusi Elpiji 3kg berbeda dengan non-PSO, dimana Pertamina mengikuti Peraturan Menteri ESDM No.26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Elpiji," ungkapnya.

Dijelaskan, seperti yang tercantum pada pasal 18-20 UUD 45 tentang pendistribusian Elpiji dan pengguna Elpiji tertentu dalam hal ini adalah Elpiji 3Kg.

Dimana Pertamina hanya bertanggungjawab melakukan pengawasan sampai dengan pangkalan Elpiji 3kg.

Pertamina menghimbau masyarakat untuk membeli di agen dan pangkalan Elpiji resmi, dan mengajak masyarakat mampu untuk menggunakan Elpiji Non Subsidi, agar Elpiji bersubsidi yang diperuntukkan untuk masyarakat tidak mampu dapat tepat sasaran penggunaannya.

Apabila membutuhkan informasi lebih lengkap dimana lokasi agen dan pangkalan terdekat, bisa menghubungi Pertamina Contact Center di 135 dengan menyertakan informasi kecamatan dan kelurahan domisili.

“Kami berkomitmen penuh dalam hal pendistribusian sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Sehingga kuota ini yang harus kami jaga dengan berkordinasi dan melibatkan Pemda dan Kepolisian terhadap pendistribusian.

Apabila terdapat penimbunam dan pengoplosan, maka Kepolisan tidak akan segan untuk menindak," tegas Andar. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved