Erdogan Sebut Rudal S-400 Yang Dibeli Turki Berfungsi Penuh Awal Tahun Depan

Pembelian S-400 membuat hubungan Turki dengan NATO, terutama Amerika Serikat (AS), merenggang.

Erdogan Sebut Rudal S-400 Yang Dibeli Turki Berfungsi Penuh Awal Tahun Depan
Sistem Rudal Pertahanan Udara Rusia S-400. © Kremlin.ru via Wikimedia Commons 

TRIBUNJATENG.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan, sistem rudal S-400 yang dibeli dari Rusia bakal berfungsi penuh awal tahun depan.

Pembelian S-400 membuat hubungan Turki dengan NATO, terutama Amerika Serikat (AS), merenggang.

Bahkan AS mengancam bakal meresponnya dengan sanksi.

Berbicara dalam peringatan tiga tahun upaya kudeta terhadap dirinya Erdogan menuturkan delapan pesawat sudah membawa sejumlah bagian dari S-400, dengan sisanya masih terus berdatangan.

"Atas izin Tuhan, mereka bakal dipasang dan berfungsi sepenuhnya pada April 2020," kata Erdogan di Istanbul seperti diwartakan Radio Free Europe Senin (15/7/2019).

AS menyatakan selain menjatuhkan sanksi sesuai UU menangkal pembelian senjata Rusia atau CAATSA, Turki juga bisa dikeluarkan dari program jet tempur F-35.

Minggu (14/7/2019), Erdogan berkata Presiden AS Donald Trump mempunyai wewenang untuk mencegah sanksi dijatuhkan, dan mendesak untuk dicarikan "jalan tengah".

Selain dengan AS, keputusan Turki mendatangkan S-400 juga menuai sorotan dari negara organisasi kerja sama Atlantik Utara, dengan ancaman sanksi pun menggelora.

Jerman dan Austria, misalnya.

Mereka menyebut Uni Eropa bakal memberi "hukuman" setelah Ankara melakukan pengeboran "ilegal" minyak dan gas di Siprus.

Pernyataan bersama dari menteri luar negeri dua negara itu mengatakan bakal memberikan sanksi kecuali Turki mengubah sikap, dan direspons Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu.

Cavusoglu menjelaskan mereka bakal terus mengebor kecuali pemerintah Siprus bersedia menerima tawaran kerja sama yang diajukan oleh Siprus Turki. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Erdogan: Atas Izin Tuhan, Sistem Rudal S-400 Berfungsi Penuh April 2020

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved